LINGGAUKLIK-Kepedulian Polres Musi Rawas, terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan di tengah musim kemarau dan meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Tak sekadar membagikan masker, personel kepolisian bersama tenaga kesehatan turun langsung dari rumah ke rumah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat.
Melalui program “Bank Masker” Polres Musi Rawas, petugas menyambangi sejumlah warga dan kelompok masyarakat di wilayah Muara Beliti, sekitar pukul 08.30 WIB, Kamis (27/8/2026).
Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Musi Rawas mengantisipasi dampak Karhutla, khususnya terhadap kualitas udara dan kesehatan saluran pernapasan masyarakat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah lisan, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., pada 26 Agustus 2026 terkait pelaksanaan Bank Masker sekaligus pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Berbeda dari kegiatan pembagian masker pada umumnya, petugas mendatangi langsung masyarakat yang menjadi sasaran. Masker diberikan sebagai perlindungan awal dari paparan asap dan debu, sementara tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan serta memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh selama musim kemarau.
Pemeriksaan kesehatan meliputi anamnesa dan pengecekan tekanan darah. Warga juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah sederhana untuk menjaga kesehatan, terutama melindungi saluran pernapasan ketika kualitas udara mulai terganggu akibat asap.
Sasaran pelayanan cukup beragam. Mulai dari warga Desa Muara Beliti, petugas Dinas Kebersihan, Sekretaris Desa Muara Beliti Baru, petugas dan nasabah Bank Sumsel Babel, pegawai serta pembeli Warung Agus di Muara Beliti, hingga petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Musi Rawas.
Para petugas pemadam menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian karena aktivitas mereka di lapangan membuat risiko terpapar asap dan debu relatif tinggi.
Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan penanganan Karhutla tidak semata-mata berfokus pada pemadaman api. Perlindungan terhadap masyarakat yang berpotensi terdampak juga menjadi bagian penting dari upaya kepolisian.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan, khususnya dari dampak asap akibat Karhutla. Pembagian masker dan pelayanan kesehatan secara langsung ini merupakan bentuk kepedulian Polres Musi Rawas agar masyarakat tetap sehat dan terlindungi,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan pembakaran untuk membuka maupun membersihkan lahan.
“Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Sedikit api bisa menjadi bencana apabila tidak dikendalikan. Mari bersama-sama mencegah Karhutla dan menjaga lingkungan serta kesehatan kita,” tegasnya.
Pelaksanaan pelayanan kesehatan dan pembagian masker tersebut dilakukan oleh Ipda Kailani MD., S.H., Penda Zarmis Sumarni, SKM., Aipda Nasution Asep, dan Widya Savitri, AMd.Kep.
Kehadiran petugas secara langsung di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa upaya Polres Musi Rawas menghadapi ancaman Karhutla dilakukan secara menyeluruh.
Bukan hanya bergerak ketika api berkobar, Polres Musi Rawas juga hadir lebih awal untuk mencegah dampak karhutla meluas dan melindungi masyarakat, menjaga kesehatan, dan mengajak warga bersama-sama mencegah bencana.(linggauklik.com)