LINGGAUKLIK-Semangat pengabdian tidak selalu hadir dalam bentuk tugas besar. Terkadang, kepedulian sederhana justru mampu meninggalkan kesan dan manfaat yang mendalam bagi masyarakat.
Semangat itulah yang ditunjukkan para Polisi Wanita (Polwan) Polres Musi Rawas dalam memperingati Hari Jadi Polwan ke-78 Tahun 2026. Mengusung tema “One Police Woman, Extraordinary Impact”, para Polwan turun langsung menyapa masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif.
Sebanyak 10 Polwan Polres Musi Rawas terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut. Mulai dari program Polwan Goes to School, pembagian masker kepada pelajar, pengendara dan masyarakat, hingga penyaluran bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan.
Dipimpin, Bripka Zhakia Novitasary, S.H., para Polwan menyambangi lingkungan sekolah untuk berinteraksi langsung dengan para pelajar.
Dalam kesempatan itu, mereka menyampaikan berbagai pesan kamtibmas sekaligus mengajak generasi muda untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kedisiplinan, menjauhi perilaku negatif dan tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab.
Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan pendekatan yang humanis, sehingga edukasi tidak sekadar menjadi penyampaian imbauan, tetapi juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk lebih dekat dengan sosok polisi.
Kepedulian Polwan Polres Musi Rawas kemudian berlanjut ke jalan raya. Para Polwan membagikan masker kepada pengendara dan masyarakat sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan, terutama di tengah musim kemarau yang berpotensi meningkatkan munculnya asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kondisi udara yang dipenuhi asap dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya meningkatkan risiko gangguan pernapasan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Penggunaan masker menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu melindungi diri ketika harus beraktivitas di luar rumah dalam kondisi udara yang kurang baik.
Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., memberikan apresiasi atas kepedulian dan aksi nyata yang dilakukan para Polwan dalam momentum Hari Jadi Polwan ke-78 tersebut.
Menurutnya, peringatan Hari Jadi Polwan tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Semangat One Police Woman, Extraordinary Impact harus diwujudkan melalui pengabdian yang nyata. Sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dengan tulus, tentu akan memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla selama musim kemarau.
“Jaga kesehatan, gunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, khususnya saat kondisi udara berasap. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan karena dampaknya dapat dirasakan oleh banyak orang,” pesannya.
Tak berhenti pada edukasi dan kepedulian terhadap kesehatan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi sosial. Para Polwan menyalurkan bantuan kepada penghuni Panti Asuhan Mardotillah, Desa Muara Beliti Baru, serta Ibu Hamni, penjual rebung di Desa Pedang, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polwan Polres Musi Rawas kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran mereka disambut dengan senyum dan kehangatan, menghadirkan suasana penuh kekeluargaan.
Momen itu sekaligus memperlihatkan bahwa kehadiran Polwan bukan hanya ketika menjalankan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan kepedulian, empati dan uluran tangan.
Rangkaian kegiatan Hari Jadi Polwan ke-78 tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Memberikan edukasi kepada pelajar, membagikan masker, hingga berbagi bantuan sosial merupakan langkah kecil yang mampu menghadirkan manfaat nyata.
Melalui semangat “One Police Woman, Extraordinary Impact”, Polwan Polres Musi Rawas menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sosok yang peduli, humanis dan membawa manfaat.
Karena pada akhirnya, satu Polwan mungkin hanya mampu melakukan satu kebaikan dalam satu waktu. Namun ketika dilakukan dengan ketulusan, kebaikan itu dapat menciptakan dampak yang luar biasa bagi banyak orang.(linggauklik.com)