Connect with us

Tak Ada Kompromi..! Kapolres Lubuk Linggau Jawab Sorotan “Cipayung Plus” Soal Narkoba dan Hiburan Malam

Lubuklinggau

Tak Ada Kompromi..! Kapolres Lubuk Linggau Jawab Sorotan “Cipayung Plus” Soal Narkoba dan Hiburan Malam

LINGGAUKLIK-Persoalan peredaran narkotika, minuman keras ilegal hingga aktivitas tempat hiburan malam menjadi sorotan dalam pertemuan antara jajaran Polres Lubuk Linggau dengan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus, Kamis (10/9/2026).

Rombongan mahasiswa diterima langsung oleh Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan AKBP Catur Erwin Setiawan, didampingi Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri, serta jajaran Pejabat Utama dan kepala satuan kerja di lingkungan Polres Lubuk Linggau.

Pertemuan berlangsung terbuka dan penuh keakraban. Namun, di balik suasana kekeluargaan tersebut, sejumlah persoalan yang dinilai menyentuh langsung keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Lubuk Linggau dibahas secara serius.

Para mahasiswa menyampaikan berbagai catatan dan aspirasi berdasarkan pengamatan mereka di lapangan. Salah satu perhatian utama adalah masih mengkhawatirkannya peredaran narkotika dan zat adiktif yang dinilai dapat merusak generasi muda.

Selain narkoba, mahasiswa juga menyoroti peredaran serta penyalahgunaan minuman keras yang tidak sesuai ketentuan. Dinamika operasional tempat hiburan malam turut menjadi perhatian, terutama potensi munculnya keributan, gangguan ketertiban, maupun pelanggaran hukum lainnya.

Mereka berharap kehadiran aparat kepolisian semakin dirasakan masyarakat, pengawasan diperketat, serta penegakan hukum dilakukan secara adil dan menyentuh akar persoalan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Lubuk Linggau menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa terhadap kondisi keamanan dan ketertiban di daerah.

Menurutnya, keberanian generasi muda dalam menyampaikan kritik, pengamatan, dan masukan secara konstruktif merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Kapolres menegaskan bahwa Polres Lubuk Linggau tidak akan memberikan ruang bagi berbagai bentuk pelanggaran hukum.

“Setiap bentuk pelanggaran hukum, apa pun bentuknya dan siapa pun pelakunya, akan ditindak tegas. Tidak ada kompromi dan semuanya berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kapolres menjelaskan, terkait persoalan narkotika, kepolisian berkomitmen terus memperkuat langkah penindakan sekaligus memperluas pengawasan terhadap jaringan peredarannya. Penanganan perkara juga akan dilakukan secara profesional hingga tuntas. Hal serupa berlaku terhadap peredaran minuman keras ilegal maupun pelanggaran ketentuan di tempat hiburan malam.

“Pengawasan dan pemeriksaan akan terus dilakukan, termasuk penindakan serta pemberian sanksi terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar aturan,” jelasnya

Namun, Kapolres menekankan bahwa tugas kepolisian bukan hanya melakukan penindakan setelah pelanggaran terjadi.

“Kami tidak hanya bertindak saat masalah sudah terjadi, tetapi juga terus memperkuat langkah pencegahan, edukasi, dan pendekatan persuasif. Penegakan hukum harus berjalan profesional, transparan, dan akuntabel, agar masyarakat merasakan keadilan dan kepastian perlindungan,” ujarnya.

Kapolres mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tugas kepolisian. Peran masyarakat, termasuk mahasiswa, sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari berbagai bentuk gangguan kamtibmas.

Mahasiswa, kata dia, memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus bagian dari kontrol sosial di tengah masyarakat.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Ketika kepolisian bertindak tegas, masyarakat juga harus peduli, berani melapor, dan tidak membiarkan hal buruk terjadi di sekitarnya. Mahasiswa adalah salah satu pilar utama dalam menjaga Lubuk Linggau tetap aman, tertib, damai, dan berbudaya,” tambah Kapolres.

Pertemuan tersebut kemudian ditutup dengan kesepahaman untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara mahasiswa dengan kepolisian. Kedua pihak sepakat membangun pertukaran informasi yang cepat dan akurat sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas.

Aspirasi yang disampaikan mahasiswa diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan bagi jajaran Polres Lubuk Linggau dalam meningkatkan kinerja pelayanan, pencegahan, dan penegakan hukum.

Sinergi antara kepolisian, mahasiswa, dunia pendidikan, pemuda, dan masyarakat pun dinilai menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan Kota Lubuk Linggau yang aman, nyaman, tertib, serta terbebas dari ancaman narkotika dan berbagai gangguan keamanan lainnya.(linggauklik.com)

Continue Reading
You may also like...

More in Lubuklinggau

Trending

Terkini

LinggauKlik

To Top