Connect with us

Bupati dan Wabup Musi Rawas Bagikan Masker di Dua Pasar, Warga Diimbau Waspadai Kabut Asap

Musirawas

Bupati dan Wabup Musi Rawas Bagikan Masker di Dua Pasar, Warga Diimbau Waspadai Kabut Asap

 

LINGGAUKLIK– Pemerintah Kabupaten Musi Rawas bergerak cepat mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mulai memengaruhi kualitas udara.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni membagikan masker gratis kepada pelajar dan masyarakat di sejumlah titik keramaian.

Pembagian masker tersebut dilaksanakan serentak mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di dua lokasi, yakni Pasar B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, dan Pasar Megang Sakti.

Di Pasar B Srikaton, kegiatan dipimpin langsung Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud. Sementara itu, pembagian masker di Pasar Megang Sakti dihadiri Wakil Bupati Musi Rawas, H. Suprayitno.

Bupati Ratna Machmud mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk respons pemerintah daerah terhadap kondisi udara yang mulai terdampak kabut asap Karhutla. Perlindungan terhadap masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, menjadi perhatian utama pemerintah.

“Kualitas udara kita sedang tidak baik karena kabut asap Karhutla. Kami tidak ingin anak-anak sekolah dan masyarakat kita terkena ISPA. Pembagian masker ini untuk perlindungan awal,” kata Ratna Machmud.

Selain membagikan masker, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Anak sekolah, pedagang, maupun pengunjung pasar diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.

Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi kabut asap semakin tebal, sebagai langkah pencegahan terhadap gangguan kesehatan akibat paparan udara yang tidak sehat.

Imbauan serupa disampaikan Wakil Bupati H. Suprayitno saat berada di Pasar Megang Sakti. Ia meminta masyarakat tetap waspada dan memperhatikan kesehatan diri serta keluarga, terutama kelompok rentan terhadap dampak kabut asap.

Aksi pembagian masker ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pelajar. Mereka mengaku terbantu dengan adanya masker gratis di tengah kondisi udara yang mulai dipenuhi asap.

Pemkab Musi Rawas melalui Dinas Kesehatan dan BPBD juga akan terus memantau kondisi kualitas udara serta menyiapkan langkah antisipasi lanjutan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan masyarakat apabila kabut asap Karhutla semakin pekat.

Pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi udara dan segera mengambil langkah perlindungan apabila kualitas udara kembali memburuk.(linggauklik.com)

Continue Reading
You may also like...

More in Musirawas

Trending

Terkini

LinggauKlik

To Top