Connect with us

HUT Muratara Ke-13, Ketua DPRD: Persatuan Jadi Pondasi Utama Kemajuan Daerah

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Muratara ke-13

Muratara

HUT Muratara Ke-13, Ketua DPRD: Persatuan Jadi Pondasi Utama Kemajuan Daerah

MURATARA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Muratara ke-13 Tahun 2026, Jumat (12/6/2026).

Rapat paripurna yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Muratara, Devi Ariyanto, dengan mengusung tema “Bersatu Berjuang, Muratara Maju”.

Dalam kesempatan itu, Devi Ariyanto menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Muratara ke-13 kepada seluruh masyarakat. Ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen dalam melanjutkan pembangunan daerah.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, rapat paripurna DPRD dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Musi Rawas Utara yang ke-13 kami buka dan dinyatakan terbuka untuk umum,” ujar Devi saat membuka rapat paripurna.

Menurutnya, selama 12 tahun perjalanan Kabupaten Muratara sebagai daerah otonom, berbagai capaian pembangunan telah berhasil diwujudkan. Namun demikian, tantangan pembangunan ke depan akan semakin besar dan kompleks sehingga membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Peringatan hari jadi ke-13 Kabupaten Muratara merupakan momentum untuk melakukan refleksi atas perjalanan pembangunan daerah sekaligus meneguhkan komitmen dalam mewujudkan cita-cita bersama. Banyak pencapaian pembangunan yang sudah berhasil dilakukan selama 12 tahun terakhir,” katanya.

Ia menambahkan, tema Hari Jadi Muratara tahun ini dipilih sebagai pengingat pentingnya persatuan dan semangat perjuangan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Devi menjelaskan, kata bersatu berasal dari kata dasar “satu” yang bermakna utuh dan tidak terpecah. Dalam konteks pembangunan daerah, bersatu berarti menyatukan seluruh kekuatan, pikiran, dan hati masyarakat Muratara untuk mencapai tujuan bersama.

“Persatuan adalah pondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan Kabupaten Muratara. Ibarat segenggam lidi yang mudah dipatahkan, tetapi apabila diikat menjadi satu akan menjadi kuat. Persatuan adalah kekuatan yang membuat Muratara kokoh,” jelasnya.

Sementara itu, kata berjuang mengandung makna usaha keras, pengorbanan, dan tekad untuk mencapai sesuatu yang bernilai. Menurut Devi, seluruh capaian yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil dari perjuangan panjang para pendiri daerah serta kerja keras berbagai pihak.

“Berjuang mengandung makna bahwa setiap capaian yang kita dapat tidaklah mudah, melainkan melalui kerja keras, ketekunan serta semangat pantang menyerah seperti para pendiri daerah ini yang berjuang hingga Muratara berdiri,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk meneruskan semangat perjuangan tersebut demi mewujudkan Muratara yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera di masa mendatang.

“Kita pun harus melanjutkan perjuangan itu dengan semangat yang sama. Seperti kata pepatah, berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian; bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Perjuangan hari ini adalah jalan menuju kesejahteraan esok hari,” tegasnya.

Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Muratara ke-13 tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.(rdw)

More in Muratara

Trending

Terkini

LinggauKlik

To Top