Connect with us

Aktivis Muratara Desak Polisi dan Jaksa Tindak Tegas Pembabatan Hutan di Muratara

Foto Dokumentasi Frengki

Muratara

Aktivis Muratara Desak Polisi dan Jaksa Tindak Tegas Pembabatan Hutan di Muratara

LINGGAUKLIK-Di tengah meningkatnya intensitas hujan dan cuaca ekstrem yang melanda di sejumlah wilayah Indonesia, aktivis lingkungan Muratara mendesak Polres Muratara dan Kejaksaan Negeri Lubuklinggau menindak tegas pembabatan hutan di Kabupaten Muratara.

Banjir bandang yang terjadi di berbagai wilayah di pulau Sumatera bukan semata-mata akibat fenomena alam. Sehingga bencana tersebut merupakan akumulasi kerentanan ekologis yang telah terbangun selama bertahun-tahun akibat rusaknya bentang alam.

Aktivis Muratara Frengki menjelaskan bahwa tingginya curah hujan yang dipicu anomali cuaca hanya menjadi pemicu awal. Namun, besarnya skala kerusakan dan dampak banjir sangat ditentukan oleh kondisi lingkungan dan tata ruang yang sudah tidak mampu lagi menahan limpasan air.

Menyikapi hal tersebut, kekhawatiran nya tidak lepas kemungkinan Muratara akan mengalami hal yang sama.

“Kita tidak sedang hanya berhadapan dengan hujan deras, tetapi dengan lanskap ekologis yang sudah dirusak,”ujar dia.

Dia meminta aparat penegak hukum untuk tidak tinggal diam terhadap perusakan lingkungan yang kian masif. Ini bukan hanya soal hukum, tetapi juga menyangkut keselamatan warga dan keberlanjutan ekosistem.

Sekadar informasi, kerusakan hutan akibat penebangan liar memiliki dampak yang sangat luas dan merusak.

Selain memicu terjadinya banjir bandang, kerusakan hutan juga dapat menyebabkan erosi tanah, dan longsor.

“Kami meminta kepada pihak kepolisian dan kejaksaan untuk segera bertindak tegas. Tangkap semua oknum yang terlibat, baik pengusaha, pelaku lapangan, maupun aparat kehutanan yang membekingi kegiatan ilegal ini,” tegasnya.(rls/rdw)

More in Muratara

Trending

Terkini

LinggauKlik

To Top