Connect with us

Bandara SMB II Palembang Terapkan GeNose C-19, Selain Jengkol Ini Makanan Mesti Dihindari Sebelum Terbang

Foto ilustrasi/Sumber Internet

Sumsel

Bandara SMB II Palembang Terapkan GeNose C-19, Selain Jengkol Ini Makanan Mesti Dihindari Sebelum Terbang

PALEMBANG,LK-PT.Angkasa Pura II, sejak 1 April 2021 sudah menggunakan layanan alat pendeteksi virus Corona yakni GeNose C-19 di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II PAlembang.

Penggunaan GeNose sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor: SE 26 Tahun 2021, tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara dalam Masa Pandemi Covid-19.

“Perhari 800 kantong Genose C-19 disiapkan,”kata Eksekutif GM PT Angkasa Pura II KC Bandara SMB II Palembang KRAT Tommy Ariesdianto, Kamis, (1/4/2021).

Tommy mengatakan calon penumpang yang menggunakan Genose C-19 diasumsikan 20 persen dari rata-rata pergerakan penumpang perhari.  Sedangkan untuk Biaya tes GeNose C-19 sendiri ditetapkan Rp40.000 dengan masa berlaku untuk penerbangan 1×24 ja.

Proses tes sediri kata dia, cukup mudah karena calon penumpang hanya perlu memasukan nafasnya ke dalam kantong yang telah disediakan. Jadi calon penumpang perlu menarik nafas sebanyak dua kali lalu mengeluarkanya.

Kemudian tarikan nafas ketiga dibuang ke dalam kantong lalu diberikan ke petugas medis.

Selanjutnya kantong berisi udara diperiksa menggunakan alat Genose C-19 yang disiapkan sebanyak empat unit, hasil pemeriksaan akan keluar dalam beberapa menit.

“Dia ingatkan kepala calon penumpang sebelum tes Genose C-19, calon penumpang jangan memakan jengkol, petai, kopi dan makanan yang berbau tajam, termasuk juga jangan merokok,”terang dia.

Dan untuk lokasi tes Genose C-19 di Bandara SMB II Palembang berada di Skybridge LRT Sumsel,

Dari hasil pantauan di hari pertama pemberlakuan tes Genose C-19 tampak belum banyak calon penumpang yang memanfaatkan Genose C-19.

Menurut Tommy masih diperlukan sosialisasi agar lebih banyak masyarakat yang memanfaatkan tes Genose C-19 di Bandara SMB II Palembang, namun ia menegaskan tes Genose C-19 bukanlah satu-satunya metode tes COVID-19.

Calon penumpang juga tetap dapat menggunakan hasil tes PCR dan Antigen sebagai syarat terbang, pihaknya sendiri masih membuka layanan tes rapid antigen di Skybridge LRT.

“Jadi ada tiga metode tes COVID-19 sebagai syarat terbang, tapi khusus Genose C-19 baru hanya ada di bandara,”tutupnya.

Sementara untuk di Bandara Silampari Kota Lubuklinggau, saat ini belum menerapkan penggunaan layanan GeNose C-19.

Kepala Bandara Silampari Lubuklinggau, Mega Herdiyansah melalui Kasubsi Tehnik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat, Tri Pono Basuki Wijiyanto mengatakan untuk saat di bandara Silampari belum menggunakan GeNose.

“Penggunaan GeNose belum diterapkan, saat ini percontohan GeNose baru di beberapa bandara saja,”kata Tri Pono kepada Linggauklik.com, Sabtu (3/4/2021).

Dia menyebutkan, belum diterapkan GeNose di Bandara Silampari, itu dimungkinan, alatnya masih sedikit peredarannya sepertinya.

Namun, Bandara Silampari saat ini masih menyediahkan jasa tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Sumsel

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top