Connect with us

MK Akan Putuskan Gugatan PHP Pilkada Muratara 17 Februari, Kuasa Hukum HDS-Tullah Optimis Menang

Foto gedung Mahkama Konstitusi di Jakarta, Foto internet

Politik

MK Akan Putuskan Gugatan PHP Pilkada Muratara 17 Februari, Kuasa Hukum HDS-Tullah Optimis Menang

JAKARTA,LK-Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengeluarkan putusan sela sejumlah permohonan perselisihan hasil pemilihan (PHP) pada Pilkada di Kabupaten Muratara 2020, Rabu (17/2/2021).

Dalam surat pemeberitahuan sidang yang dikeluarkan MK dengan nomor:355.03/PAN.MK/PS/02/2021, perihal perselisihan hasil pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, dengan registrasi perkara  nomor 03/PHP,BUP-XIX/2021.

Dan sidang secara online dengan agenda pengucapan putusan atau ketetapan akan diselenggarakan Rabu 17 Februari 2021 sekitar pukul 16.00 WIB.

Dalam pembacaan putusan sela ini, hakim MK akan memutukan apakah perselisihan hasil Pilkada 2020 akan dilanjutkan ke sidang pembuktian atau dihentikan.

Kuasa Hukum pasangan nomor urut 1 Devi Suhartoni-Innayatullah yakni Ayub Zakaria, S.E., S.H., M.H. didampingi Edwar Antoni S.H., M.H, dan Pajri Safei S.H, mengatakan berdasarkan surat pemberitahuan sidang dari MK, sidang putusan sela akan digelar Rabu nanti.

“Kita sudah berusaha se-maksimal mungkin, mengenai hasil kita serahke putusan ke majelis hakim MK,”kata Ayub Zakaria kepada Linggauklik.com, Senin (15/2/2021).

Ayub menegaskan, apapun hasil keputusan dari majelis Hakim MK Pada sidang putusan sela nanti, ia selaku tim hukum pasangan nomor urut 1 menerima dan menghargai keputusannya.

Namun terang Ayub, tim hukum sudah  memberikan bukti dan fakta yang ada dilapangan, kepada pihak mejelis hakim di dalam persidangan.

“Menurut analisa kami secara pribadi, berdasarkan jawaban dari bawaslu dan KPU, insya allah, hasil akhir dari perkara ini sesuai denga harapan kita,”tegasnya.

Begitupun yang disampaikan oleh ketua Pemenangan Pasangan nomor urut 1 Taufik Ramadhon, Taufik menghimbau kepada seluruh tim agar tetap tenang menunggu proses keputusan MK.

Taufik berkata, biarkanlah proses hukum yang berjalan, apapun hasilnya akan  diterima dan dihargai.

“Pastinya tim jangan terpancing dengan provokasi yang beredar khususnya di media sosial,”ujarnya.

Sementara sambung ia, nanti saat sidang putusan sela, di Posko Induk Pasangan nomor urut 1, seperti biasa akan mengadakan nonton bareng sidang di kanal YouTube MK yang disiarkan secara langsung, namun tim harus tetap patuh dengan protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.

Sebelumnya Ketua KPU Muratara, Agus Maryanto mengajak seluruh masyarakat Muratara untuk menghormati proses persidangan di MK.

Pihaknya selaku termohon sudah menyampaikan secara detail jawaban atas permohonan pemohon.

Apakah nanti sengketa Pilkada Muratara masuk dalam putusan sela atau berlanjut, Agus menyerahkan semuanya kepada MK.

“Kita tunggu saja sidang tanggal 15-17 ini nanti, kami KPU atau termohon juga menunggu keputusan tersebut,”kata Agus belum lama ini.

“Apapun ketetapannya, putusan sela atau berlanjut, semuanya sudah kita serahkan kepada MK untuk mengadili perkara ini,” kata Agus.

Selaku penyelenggara, dia mengimbau seluruh pendukung paslon agar dapat menjaga situasi tetap kondusif.

Dia juga meminta semua pihak untuk tidak membuat opini-opini politik yang berpotensi membuat kegaduhan.

Pengamat Politik Sumatera Selatan (Sumsel) bung Bagindo Togar sempat menilai gugatan pada Pilkada Muratara yang diajukan oleh tim hukum Syarif Hidayat-Surian Sopian, dipastikan berpotensi untuk ditolak Mahkamah Konstitusi.

Mereka melakukan permohonan ke Mahkama Kinstitusi (MK) perihal Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) pasca pelaksanaan pemilihan kepala daerah atau 2020 yang digelar pada 9 Desember 2020.

Menurut ia, Ketika lebih dari 2.0 persen itu dipastikan ditolak, sedangkan kenyataanya di Muratara selisihnya lebih dari lima persen.

Seperti diketahui gugatan hasil Pilkada Muratara diajukan paslon nomor urut 3, Syarif Hidayat dan Surian Sofyan.

Syarif-Surian menggugat hasil Pilkada Muratara 2020 yang dimenangkan paslon nomor urut 1, Devi Suhartoni dan Inayatullah.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Politik

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top