Connect with us

Harnojoyo Nyaris Tak Bereaksi Pasca KLB Demokrat di Sibolangit, Ada Apa?

Foto Ilustrasi Partai Demokrat

Politik

Harnojoyo Nyaris Tak Bereaksi Pasca KLB Demokrat di Sibolangit, Ada Apa?

PALEMBANG,LK-Pasca berlangsungnya Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Ketua DPC Partai Demokrat Palembang Harnojoyo nampak tak ada respon apapun dan menjadi tanda tanya.

Padahal, seluruh Pengurus partai Demokrat se- Sumsel menyatakan ikrar dan kesetiaan terhadap kepemimpinan ketua umum partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat ini.

Harnojoyo nampak adem-adem saja, dia tampak tidak pernah tampil untuk membela AHY, melainkan selalu diwakilkan Sekretaris DPC Anton Nurdin dan Bendahara Zainal Abidin.

Hal tersebut membuat Pengamat politik Sumsel, Bagindo Togar menilai sikap Ketua DPC Palembang yang juga Walikota Palembang itu terkesan agak berbeda ekspresi politiknya.

Menurut Togar hal tersebut Harus diakui, bahwa pucuk tertinggi pimpinan PD (Partai Demokrat) Kota ini Palembang, nyaris tak bereaksi bila dibandingkan dengan sikap- sikap politik kabupaten Kota plus Provinsi di Sumsel, dan itu jadi pertanyaan.

“Wajar bila publik menjadi kepo,”terang kepada Linggauklik.com, Kamis (11/3/2021).

Menurut Bagindo, apakah tak adanya reaksi dari Harnojoyo, apa dikarenakan dengan kesibukan beliau yang sangat padat sebagai Walikota Palembang. Atau karena merasakan Kabupaten dan Kota lain telah menjadi representasi sikap politiknya.

Mungkin terang ia, itu disebabkan oleh perbedaan dalam merespon peristiwa politik yang tengah melanda partai Demokrat ini.

Togar memberikan saran, kepada Pengurus DPW PD Sumsel, untuk mempertanyakan hal tersebut, guna mengetahui seberapa besar tingkat soliditas organisasi berikut para kadernya dalam membela existensi kepemimpinan DPP Partai Demokrat versi Kongres ke V di Jakarta.

Namun, diterangkan Bagindo, bila diperoleh kelak informasi maupun keterangan yang valid, bahwa sikap politik DPC partai Demokrat kota Palembang ini tak segaris dengan sikap politik DPW/ DPC Kota/kabupaten lainnya, bukan berarti harus dilakukan pembekuan keabsahanya atau terjadi lagi tindakan pecat-memecat atas pengurus partai.

“Lebih bijak dengan menginisiasi upaya dialogis, sharing pendapat, serta penerapan sanksi berjenjang. Karena partai Demokrat, itu organisasi politik, bukan organisiasi niaga,”ucapnya.

Ditambahkan Bagindo, apalagi partai politik modern, selalu mengutamakan pendekatan persuasif bila menyelesaikan konflik internal.

“Terlebih lagi saat ini, sulit bagi kalangan Elite dan pegiat politik, untuk mengajak masyarakat untuk terlibat atau aktif sebagai pengurus parpol,” tukasnya.

Seperti di kutip di Sripoko.com Sekedar informasi, Ketua DPC Partai Demokrat Palembang saat ini dijabat Harnoyo, dimana notabanenya Harnojoyo selama ini dekat dengan salah satu operator penggerak KLB Demokrat di Sibolongit, Syofwatillah Mohzaib alias Opat.

Hal ini juga bisa dilihat saat Harnojoyo maju Pilkada Palembang 2018 lalu dimana Opatlah sang pemimpin tim pemenangan.

Sebelumnya, pengurus partai Demokrat se Sumsel menyatakan ikrar dan kesetiaan terhadap kepemimpinan ketua umum parta Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat ini.

Dukungan ini disampaikan oleh Ketua DPD dan DPC maupun jajaran yang ada di Propinsi Sumatera Selatan, yang dihadiri Wakil ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PD Sarjan Taher, beberapa waktu lalu.

Menurut ketua DPD provinsi Sumsel Ishak Mekki mengaku, pihaknya sangat terganggu dengan upaya-upaya sejumlah pihak yang terdiri dari eks kader dan orang luar partai, merongrong jabatan Ketum AHY yang selama ini telah dipilih secara demokrasi melalui Kongres partai.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Politik

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top