Connect with us

Wajah Sumringah Siswa, Saat Hari Pertama Uji Coba Belajar Tatap Muka

Foto nampak di hari pertama siswa pada saat proses belajar mengajar di SD 54 Kota Lubuklinggau

Pendidikan

Wajah Sumringah Siswa, Saat Hari Pertama Uji Coba Belajar Tatap Muka

LUBUKLINGGAU,LK-Hari ini, Senin (23/8/2021), Sejumlah siswa di Kota Lubuklinggau mulai mengikuti hari pertama uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tahun ajaran 2021-2022 ditengah pandemi Covid-19.

Namun, lantaran masih dalam masa pandemi Covid – 19, para siswa yang boleh mengikuti proses belajarpun terbatas, jumlahnya dibatasin hingga 50 persen.

Ada standar dan protokol kesehatan ketat yang harus diterapkan semua sekolah yang akan membuka pembelajaran tatap muka.

Seperti yang dilaksanakan salah satu  Sekolah Dasar (SD) 54 Lubuklinggau, yang berada di Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau.

Nampak pagi-pagi para siswanya sangat semangat untuk belajar tatap muka, setelah sekian lama para siswa belajar hanya melalui daring.

Kepala Sekolah Risnaini didampingi Guru Kelas Dimas Agustian, menuturkan, hari ini hati pertama masuk Sekolah. Para siswa sebelum masuk kedalam kelas, mereka terlebih dahulu wajib diberikan edukasi agar taat dengan protokol Kesehatan.

“Pas masuk sekolah, suhu tubuh anak-anak dicek dengan Thermo Gun, lalu diminta mencuci tangan, selain itu para siswa diwajibkan menggunakan masker,”kata Kepala Sekolah Risnaini kepada wartawan, Senin (23/8/2021).

Disini sekolah sudah menyediahkan tempat mencuci tangan, selain itu disediahkan juga hand Sanitizer.

Mereka terang Risnaini, sebelum masuk kedalam kelas diminta untuk berbaris, dengan menjaga jarak, setelah proses pemeriksaan protokol yang ketat, baru boleh masuk kedalam kelas.

Seluruh siswa terang dia, dari kelas I sampai kelas VI, hari ini masuk Sekolah, hanya saja jumlahnya dibatas 50 persen, sesuia dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Lubuklinggau.

Sehingga dalam satu pekan, siswa belajar tatap muka tiga hari, beda dari hari-hari normal sebelumnya siswa belajar enam hari, jadi disaat pandemi ini mereka belajar tatap muka bergantian harinya, sesuai dengan jadwql yang ditentukan oleh sekolah.

“Misalkan jumalh siswa 30 orang, maka, siswa yang belajar setengah dari itu yakni 15 orang, sementara 15 orang dia belajar tatap muka di hari lain “terang dia.

Untuk jadwal masuk sekolah, dari kelas I sampai kelas VI jadwalnya pukul 07.30 WIB, terus untuk jadwal pulang, saat ini mereka pulang lebih cepat.

Seperti kelas I, Pukul 07.30 WIB sudah masuk lalu sekitar pukul 09.00 WIB pemebelajaran berakhir, selanjutnya kelas III pukul.09.30 pembelajaran berakhir, sedangkan kelas IV sampai kelas VI, pada pukul 10.30 WIB mereka sudah pulang.

Selanjutnya para siswa diminta dilanjutkan belajar dirumah dengan melalui daring.

Sedangkan sambung dia, saat pulang sekolah juga anak-anak sesuai dengan protokol kesehatan, mereka anak-anak dipulangkan dengan cara satu persatu, hal tersebut bertujuan agar tidak terjadi penumpukan.

Menurut Risnaini, dihari pertama belajar tatap.muka, terlihat wajah-wajah siswa sumringa bahagia, karena mereka sudah satu tahun lebih belajar dirumah dengan metode daring, karena dampak dari wabah virus corona.

Para siswa, memang lebih menyukai belajar tatap.muka langsung.

“Terutama orang tua, dengan belajar tatap muka ini para orang tua merasa lebih senang, karena mereka bingin saat mengajari anak-anaknya belajar dari, selain itu orang tua tidak terbeban lagi dengan biaya kuota,”tandasnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Pendidikan

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top