Connect with us

UAS dan UN Ditiadakan, Ini Cara Siswa Lulus dan Naik Kelas Saat Pandemi Corona

Foto ilustrasi/Sumber Internet

Pendidikan

UAS dan UN Ditiadakan, Ini Cara Siswa Lulus dan Naik Kelas Saat Pandemi Corona

LUBUKLINGGAU,LK-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengeluarkan surat edaran (SE) baru nomor 1 tahun 2021, tentang peniadaan Ujian Nasional dan pelaksanaan ujian akhir semester karena darurat penyebaran virus Corona.

Ini merupakan sebagai bentuk responsif yang mengutamakan para peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan.

Didalam SE tersebut, pada poin kelima dijelaskan ujian Nasional (UN) dan Ujian Kesetaraan tahun 2021 ditiadakan. Dan dengan ditiadakannya UN, makan UN tidak menjadi syarat kelulusan.

Jadi disini, peserta didik yang dinyatakan lulus mereka sudah menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang dibuktikan tiap rapor dari tiap semester.

Selain itu siswa yang dinyatakan lulus,  siswa memperoleh nilai sikap dan perilaku minimal baik. Dan siswa juga sudah mengikuti  ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.

Sedangkan Dalam poin ketujuh dijelaskan mengenai ketentuan atau syarat kenaikan kelas dalam kondisi pandemi Covid-19. Dalam SE Mendikbud itu dijelaskan, kenaikan kelas tetap melalui Ujian Akhir Semester (UAS).

Namun, dikatakan bahwa UAS tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

1. Portofolio berupa evaluasi atas nilai rapor, nilai sikap atau perilaku, dan prestasi yang diperoleh sebelumnya (penghargaan, hasil perlombaan, dan sebagainya).

2. Penugasan

3. Tes secara luring atau daring, dan/atau;

4. Bentuk kegiatan penilaian lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan (sekolah)

Ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lubuklinggau Dian Candra saat ditemui wartawan mengatakan dirinya membenarkan surat edaran yang diluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Siswa yang lulus itu, berdasarkan hasil nilai selama ini dari masing-masing siswa itu”kata Dien kepada wartawan, Senin (8/02/2021)

Ditambah terang ia, dengan penghargaan-penghargaan dan perilaku selama ini yang menjadi pendoman kelulusan para siswa.

Jadi terang ia, tidak ada ujian tatap muka selama pandemi Covid-19 ini, karena hal tersebut bertujuan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para siswa, guru dan tenaga kependidikan.

Dia juga menjelaskan, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dalam masa pandemi juga memperhatikan kesehatan dan kenyamanan baik dari pengajar dan juga siswanya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Pendidikan

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top