Connect with us

Hari Guru Nasional, Ketua PGRI Lubuklinggau Minta Pemerintah Sejaterahkan Guru Honorer

Ketua PGRI Lubuklinggau Erwin. Foto Istimewa

Pendidikan

Hari Guru Nasional, Ketua PGRI Lubuklinggau Minta Pemerintah Sejaterahkan Guru Honorer

LUBUKLINGGAU,LK-Ketua PGRI Kota Lubuklinggau Erwin mengucapkan selamat hari guru nasioanal dan ia meminta, pemerintah khususnya Kota Lubuklinggau meningkatkan perhatian dan kesejahteraan para guru, khususnya pada guru honorer.

“Kita minta perhatian dari Pemerintah mulai dari Pusat, Provinsi, Kota atau Kabupaten supaya dapat memberi kesejahteraan guru honorer,”kata Erwin kepada Linggauklik.com, Rabu (25/11/2020).

Menurutnya, hal tersebut dapat dilakukan dengan dianggarkan di semua tingkatan baik itu APBN maupun APBD, sehingga tidak ada lagi guru memdapat gaji perbulan dibawah rata-rata atau tidak manusiawi.

Erwin menegasakan, banyak para honorer yang dijanji-janjikan, baik itu sewaktu pemilihan Legislatif dan pemilihan Kepala Daerah agar mereka kesehateraan mereka dipenuhi.

“Janganlah para guru honorer dijanjikan waktu pileg atau pilkada saja,”harapnya.

Ia juga mengucapkan selamat Hari Guru Nasional yang ke-75, dan ia memberikan semangat kepada para guru honorer agar terus mengabdi dengan sungguh-sungguh dan penuh ke ikhlasan.

Insya allah Tuhan Yang Maha Esa akan membalasnya. Hidup guru..Hidup pgri.., jaga  Solidaritas yes..

Ia juga menambahkan di HUT PGRI ke-75 dan Hari Guru Nasional ini, ia selaku PGRI Lubuklinggau menyampaikan bahwa sesuai hastag pgri yakni menolak menyerah karena covid 19, menolak menyerah kepada berbagai keterbatasan yang dihadapi dalam bekerja.

Memang corona memaksa manusia untuk beradaptasi di seluruh aspek termasuk dalam pendidikan dan pembelajaran.

“Sebelum corona mewabah di kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan didalam lingkungan sekolah yang penuh dengan kegembiraam,”ujarnya.

Tetapi terang ia, kini demi keselamatan semua KBM dilakukan dengan luring atau offline dan daring atau online. Ia mengajak para guru untuk tetap semangat dalam bertugas meskipun dengan keterbatasan.

Dan para guru tidak surut dalam pengabdian mendidik siswa, memang semua kejadian ada hikmahnya termasuk datangnya wabah corona ini.

Paling tidak sambungnya, bisa mempercepat akselerasi penguasaan Ilmu pengetahun dan Teknologi (Iptek) untuk guru dan siswa. Walaupun peran guru tidak bisa diganti oleh teknologi secanggih apapun.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Pendidikan

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top