Connect with us

Cerita Wakil Bupati Muratara Jadi Orang Pertama Divaksin: Aman Saja Tak Ada Rasa Apa-apa

Foto wakil Bupati Kabupaten Muratara H. Devi Suhartoni saat dilakukan vaksinasi covid-19

Pariwara

Cerita Wakil Bupati Muratara Jadi Orang Pertama Divaksin: Aman Saja Tak Ada Rasa Apa-apa

MURATARA,LK-Wakil Bupati Kabupaten Muratara H. Devi Suhartoni menjadi orang pertama yang pertama di Suntik Vaksin Covid-19 di Kabupaten Muratara, Senin (1/2/2021).

Vaksinasi perdana tersebut dilaksanakan di lingkungan Pemda Muratara.

Selain Devi, istrinya Rita Suryani dan juga Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto, anggota DPRD Sukri Alkap, serta perwakilan Kodim 0406 MLM, Kankemenag Muratara dan pejabat publik lainnya sebagai perwakilan yang dilakukan vaksinasi.

“Yakinlah, negara kita adalah negara besar, negara kita memiliki orang-orang yang ahli di bidangnya, dan vaksin ini adalah yang terbaik untuk bangsa kita,”kata Devi saat diwawancarai wartawan.

Wakil Bupati Kabupaten Muratara bersama dengan garda terdepan lainnya saat menunjukan bukti sudah melakukan penyuntikan vaksin covid-19

Oleh sebab itu, tidak perlu takut dilakukan vaksin, Negara tidak mungkin berniat jahat kepada rakyatnya dengan cara pemberian vaksin tersebut.

Usai divaksin Covid-19, Devi menceritakan apa yang dia rasakan, kata Devi tak ada reaksi apapun dan kondisi tubuhnya baik-baik saja.

Foto Wakil.Bupati Kabupaten Muratara sebelum divaksin memberikan kata sambutannya mengenai vaksin Sinovac yang akan disuntikan kepada dirinya dan juga para tenaga medis.

“Tadi setelah divaksin saya diobservasi dulu, karena dokter mau lihat reaksinya, tidak ada reaksi apapun, saya baik-baik saja,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berdoa semoga tidak ada lagi warga yang terdampak Covid-19 di Muratara, meski sudah ada vaksin namun masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

Foto wakil Bupati Muratara H. Devi Suhartoni saat menunjukan bukti selesai melaksanakan vaksin.

Caranya dengan menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga jarak atau tidak berkerumun.

Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto menambahkan benar tak merasakan reaski apapun.

“Biasa saja, rasanya seperti disuntik biasa, tadi kita juga disuruh nunggu 30 menit (observasi), tidak ada efek samping apapun, saya masih sehat toh,” katanya.(rdw/adv)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Pariwara

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top