Connect with us

Pusdokkes Polri Bentuk Agen Pemulihan Bagi Penyalahguna Narkoba

Nasional

Pusdokkes Polri Bentuk Agen Pemulihan Bagi Penyalahguna Narkoba

*AKBP dr. Effri Susanto : Wujudkan Indonesia Bersinar

*AKBP Efrannedy : Mendukung dan Menyambut Baik Program Pusdokkes Polri

JAKARTA LK-Dalam situasi pandemi Covid 19 saat ini, permasalahan kejahatan narkoba dan penanganan korban penyalagunaan serta pecandu narkoba tetap menjadi prioritas penting yang tidak hanya menjadi kewajiban BNN RI saja.

Namun juga menjadi kewajiban semua komponen bangsa, termasuk Pusdokkes Polri sebagai bagian dari kepolisian Republik Indonesia.

Hal demikian diterangkan Kapusdokkes Polri: Brigjen Pol. DR. dr. Rusdianto, MM, MSi, DFM melalui Kasubag Binopsnalmed AKBP dr Effri Susanto kepada awak media yang sekaligus ketua pelaksana kegiatan sosialisasi aktualisasi bintara kesehatan Polri sebagai agen pemulihan pada pengembangan program rehabilitasi intervensi berbasis masyarakat (IBM) bagi Kasubid dokpol

Lebih lanjut, dijelaskannya, Berdasarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dan Prekursor Narkoba (P4GN) Tahun 2020 – 2024, telah mengamanatkan peran Kementerian/ Lembaga Negara dan TNI-Polri yang salah satunya adalah peran Polri dalam peningkatan kapasitas dan aksesibilitas layanan rehabilitasi korban penyalagunaan narkoba.

Pusdokkes Polri sebagai pembina fungsi Kedokteran dan Kesehatan di tingkat Mabes Polri diharapkan dapat mengoptimalkan perannya dalam rangka mensukseskan
Rencana Aksi Nasional P4GN sebagaimana dalam Proyek Perubahan sebagai Pesertas PKN II Angkatan XII PPSDM BNN RI yang berjudul : Aktualisasi Peran Bintara Kesehatan Polri sebagai Agen Pemulihan dalam Pengembangan Program Rehabilitasi Intervensi Berbasis Masyarakat guna mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Dalam rangka merealisasikan proyek perubahan tersebut telah dilaksanakan
sosialisasi melalui daring kepada para Kasubbiddokpol dari 34 Polda dan Bidkesjas Korbrimob Polri yang dibuka langsung oleh Kapusdokkes Polri: Brigjen Pol. DR. dr.
Rusdianto, MM, MSi, DFM, dalam amanatnya disampaikan bahwa para Kasubbiddokpol
agar melakukan tahap-tahap, sbb:

1. Segera melakukan koordinasi dengan Koordinator Bidang Rehabilitasi BNNP
dan BNNK untuk menyusun rencana kegiatan pelatihan melalui daring bagi
Bintara Kesehatan terutama yang berada pada Sidokkes Polres.

2. Melakukan rapat koordinasi dengan fungsi Binmas dan Resnarkoba Polda
dalam rangka mewujudkan sinergitas dan harmonisasi kegiatan agar peran Bintara Kesehatan dapat mendukung fungsi Bhabinkamtibmas dan Resnarkoba pada program kegiatan Kampung Tangguh Anti Narkoba serta program Desa Bersinar.

3. Monitoring kegiatan dan melakukan asistensi kepada Sidokkes Polres pada
masing-masing wilayah.

4. Melaporkan kegiatan bulanan kepada Kabiddokpol Pusdokkes Polri.

5. Melakukan evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh masing-masing
Sidokkes Polres.

Pada acara sosialisasi kepada para Kasubbiddokpol diberikan juga materi yang
disampaikan oleh narasumber yang berasal dari BNN RI dan Pusdokkes Polri,
meliputi:

1. Sinergitas BNN dan Polri Ditinjau dari Aspek Peluang dan Tantangan Program
IBM, disampaikan oleh: Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen
Masyarakat BNN RI (dr. Amrita Devi, SPKJ, MSi)

2. Kajian Efektifitas Program IBM dalam rangka Merehabilitasi Penyalahguna
Narkoba, disampaikan oleh: Direktur Pasca Rehabilitasi BNN RI (BJP dr.
Haryanto, SpPD)

3. Sistem Rujukan pada IPWL dan Rumah Sakit Dalam Program Rehabilitasi
IBM, disampaikan oleh: Kasubdit Fasilitasi Lembaga Rehabilitasi Instansi
Pemerintah (KBP. Sri Bardiyati, S.Sos, MSi)

4. Aktualisasi Bintara Kesehatan Polri sebagai Agen Pemulihan dalam rangka
mewujudkan Peran Dokpol pada Pengembangan Program Rehabilitasi IBM,
disampaikan oleh: Kabiddokpol Pusdokkes Polri (KBP. dr. Hery Wijatmoko,
SpF, DFM).

“Mari bersama kita melakukan antisipasi, dengan situasi Indonesia saat ini, Darurat Narkoba telah mendorong terbentuknya sinergitas padamasing-masing stakeholder terkait dengan leading sektornya adalah BNN RI serta komitmen dan konsistensi menjalankan program kegiatan merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari
Narkoba) DOKKES BERBHAKTI UNTUK POLRI BAGI NEGERI,” tegas Kasubbag Binopsnalmed Kapusdokkes Polri.

Sementara itu, Kapolres Mura, AKBP Efrannedy menambahkan dirinya selaku Kapolres Mura dan seluruh personel Polres Mura, mendukung membentuk Agen Pemulihan Bagi Penyalahguna Narkoba untuk mewujudkan Indonesia Bersinar.

“Karena, bahaya narkoba saat ini diseluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Mura, masih ada dan bisa dikatakan tinggi, terbukti dari hasil ungkap perkara oleh Satnarkoba Polres Mura maupun polsek-polsek, oleh sebab itu, sangat mendukung dan menyambut baik program ini,” singkatnya.(Rls/Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Nasional

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top