Connect with us

UPTD Samsat Mura Layani Secara Mobile Banking

Musirawas

UPTD Samsat Mura Layani Secara Mobile Banking

  • MUSI RAWAS LK-Guna mempermudah warga masyarakat, pengguna kendaraan bermotor tunaikan kewajiban membayar pajak kendaraan.Rencananya akhir, Februari mendatang, seluruh Unit Pelayanan Teknis (UPTD) Samsat  Kabupaten/kota berlakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PBB)  lewat mobile banking.

    Pernyataan itu seperti disampaikan, Kepala UPTD Samsat Mura, Edisiswaya ketika dibincangi belum lama ini.

Dijelaskanya, bahwa berbicara upaya meningkatkan pelayanan. Terutama terhadap, layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Setelah sebelumnya, UPTD Samsat Mura telah berlakukan, sistem pembayaran pajak secara langsung atau samsat online.

Dalam waktu dekat, rencananya seluruh UPTD Samsat segera berlakukan layanan samsat mobile banking.

Nantinya, bagi wajib pajak kendaraan berhalang datang membayar pajak langsung kantor pelayanan UPTD samsat bisa lakukan pembayaran pajak mengunakan transper melalui via Internet banking.

“Setelah selesai membayar, wajib pajak bisa selanjutnya mendatang ke kantor pelayanan masing-masing UPTD samsat, guna menyiapkan persyaratan menyelesaikan pembayaran pajak kendaraan, namun semuanya akan diberlakukan pembayar pajak dibawah lima tahun,”kata Edisiswaya. ‎
Edi sapaanya menyebutkan bahwa dalam penerapan sistem bangking. Tentunya, semua kesiapan baik kesiapan fasilitas maupun SDM tengah dipersiapkan.
“Kalau lah sudah menjadi aturan untuk diterapkan, kita UPTD Samsat Mura, tentunya segera mengikuti. Terlepas, semua menjadi pendukung terutama Aplikasi maupun SDM bersama jajaran polri yakni satlantas segera menyiapkannya,” jelas Edi.

Disingung mengenai hal lain, terutama guna mengatasi masih terbilang tinggi angka tunggakan pajak kendaraan bermotor?

Dalam kurun waktu dua tahun, sejak 2016 pihaknya belum berlakukan kebijakan pengapusan pajak atau pemutihan. Sehingga, jika memang memungkinkan diakhir tahun 2019 pihaknya berkodinasi pihak samsat provinsi segera memberlakukan pemutihan.

“Kalau sebelumnya, pemutihan banyak menggangap tidak mendidik. Terlebih, menyangkut syarat dari pada realisasi program pemutih pajak. Semuanya kita mesti melakukan kesiapan. Rencana untuk mengajukan sudah ada. Tapi, sampai sekarang kita masih menunggu petunjuk lebih lanjut,”kata Edi.

Edi menambahkan‎, kalau memang ingin menurunkan angka tunggakan. Pastinya, kebijkan mengambil langkah pemutihan pajak sudah semestinya dilakukan.

“Tapi, jika memang memungkinkan nantinya gubernur menyetujui, hampir sama sebelumnya yakni pemutihan dibelakukan syaratnya bagi wajib pajak kendaraan mati pajak minimal dua tahun atau sampai lima tahun, dan biasanya pemutihan digulirkan akhir tahun,”tutupnya.(Roem Royen)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top