Connect with us

Sembilan Hari Gelar OPM 2019, 380 Pengendara di Tilang Petugas

Musirawas

Sembilan Hari Gelar OPM 2019, 380 Pengendara di Tilang Petugas

MUSI RAWAS LK-Setelah lebih kurang sembilan hari di laksanakannya Operasi Patuh Musi (OPM) 2019 oleh Satlantas Polres Musi Rawas (Mura), diwilayah hukum Polres Mura.

Sedikitnya ada 380 pengendara yang terpaksa ditilang karena melanggar aturan lalulintas saat terjaring OPM oleh petugas terhitung mulai dari Kamis (29/8/2019), hingga Jumat (6/9/2019).

Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kasat Lantas, AKP Dani Prasetya saat dikonfirmasi, sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat (6/9/2019).

“Ada 380 pengendara yang ditilang karena melanggar,” kata AKP Dani.‎

AKP Dani menjelaskan, dari 380 pengendara yang di tilang rata-rata kebanyakan dari pengendara sepeda motor karena melanggar delapan item diantaranya.

Tidak menggunakan helm standar, mengendara dalam keadaan mabuk, mengendera melebihi batas kecepatan, pengendara dibawah umur.

Kemudian, melawan arus, mengendara sambil menggunakan Handphone (Hp), menggunakan lampu rotator, dan tidak menggunakan safety belt bagi pengemudi mobil.‎

“Namun dari ke delapan item tersebut, kebanyakan pelanggaran yang dilakukan pengendara yakni tidak menggunakan helm standar dan pengendara dibawah umur,” jelas mantan Kasat Lantas Polres Lahat ini.

Lebih lanjut, AKP Dani menjelaskan, dimana selama sembilan hari ini dilaksanakan OPM di beberapa titik wilayah hukum Polres Mura.

Seperti, di depan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Mapolres Mura, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, k‎emudian, di Jalinsum di wilayah Kasgoro, Kecamatan STL Ulu Terawas.

Selanjutnya, Jalan Lintas Lubuklinggau Tugumulyo tepatnya tidak jauh dari Rumah Makan Pondok Hijau, Desa D Tegal Rejo, Kecamatan Tugumulyo, serta di Jalinsum tepatnya di Simpang Semambang.

“Operasi yang dilaksanakan dititik tersebut, karena titik tersebut rentan dan banyak dilalui pengendara baik sepeda motor maupun mobil,” ucapnya.

AKP Dani menambahkan, OPM ini dilaksanakan tidak lain untuk meningkatkan kesadaran pengendara untuk mematuhi aturan lalulintas, menekan angka terjadinya kecelakaan lalulintas.

Kemudian, mencegah terjadinya kebut-kebutan oleh para remaja, serta meningkatkan kesadaran pengendara untuk melengkapi surat kendaraan.

“Jadi, ini semua dilakukan tidak lain, untuk kepentingan dan keselamatan pengedara itu sendiri,” tutup Kasat Lantas.(Roem)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top