Connect with us

Rozi Terima Bantuan Penggorengan Dari Bupati Mura

Musirawas

Rozi Terima Bantuan Penggorengan Dari Bupati Mura

*Ratusan Pelaku Usaha Terima Bantuan

MUSI RAWAS LK-Rozi (35), pedagang siomay asal Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Mura, sangat beruntung dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mura.

Hal tersebut lantaran, dirinya menerima bantuan berupa kuali (penggorengan), yang diberikan oleh, Dinas Sosial (Dinsos), pada acara Penyerahan Barang Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), di Balai Latihan Kerja (BLK), sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (1/11/2021).

Penggorengan tersebut diberikan langsung secara simbolis oleh, Bupati Mura, Hj Ratna Machmud dan didampingi Kadinsos Kabupaten Mura, Agus Susanto.

“Saya pribadi dan keluarga, mengucapkan terima kasih kepada ibu bupati dan Dinsos, karena telah memberikan bantuan berupa penggorengan kepada saya,” kata Rozi saat dijumpai usai acara UEP.

Rozi menjelaskan, dirinya menerima bantuan bermula saat ada pegawai Kecamatan Megang Sakti, mendata dirinya untuk menerima bantuan.

Dan, dirinya bersedia, dan dalam bantuan tersebut dirinya, mengusulkan alat untuk membantunya berjualan siomay, namun akhirnya dirinya menerima bantuan berupa penggorengan.

“Awalnya, aku ngusulkan alat untuk bantu jualan siomay, tetapi pemerintah memberikan bantuan, berupa penggorengan, namun tidak menjadi masalah, yang pasti saya mengucapkan terima kasih,” jelas pria menggenakan jaket putih dipadu biru ini.

Lebih lanjut, Rozi menjelaskan, dirinya bahwa hampir tiga tahun berjualan siomay diseputaran Kecamatan Megang Sakit, dan tidak bisa dipungkiri sejak pandemi covid 19, penghasilannya turun berjualan siomay.

“Akibat, pandemi covid ini, penghasilan turun dari jualan siomay, namun setidaknya harus tetap bersyukur, karena masih bisa mencukupi kebutuhan hidup,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Mura, Hj Ratna Machmud dalam sambutannya mengatakan bahwa pandemi Covid-19 mempengaruhi perekonomian secara luar biasa.

Tahun lalu seluruh dunia menghadapi penurunan ekonomi dan menyebabkan kontraksi yang sangat dalam karena hampir semua negara melakukan pembatasan mobilitas secara ketat.

Bahkan banyak negara yang menerapkan lockdown yang memberikan konsekuensi pada perekonomian yang langsung merosot sangat tajam.

Pandemi Covid-19 berdampak serius terhadap kelangsungan usaha kecil baik dari sisi pembiayaan, produksi, distribusi, hingga permintaan pasar.

“Dengan kata lain pandemi COVID-19 berdampak disisi supply dan demand dan mengakibatkan perlambatan pertumbuhan ekonomi daerah dan penurunan penerimaan daerah,” katanya.

Bupati menjelaskan, dalam rangka mempercepat penanganan penurunan angka kemiskinan dan mengurangi dampak ekonomi akibat dari Pademi Covid-19 yang dialami oleh masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Mura

Pemkab Mura melalui Dinsos pada Tahun Anggaran 2021 ini telah menyiapkan alokasi anggaran bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bersumber dari Dana Insentif Daerah tahun 2021 bagi 100 Keluarga Penerima hibah.

Selain dari bantuan Dinsos, melalui Kegiatan Pokir (Pokok Pikiran), DPRD Kabupaten Musi Rawas, menganggarkan bantuan peralatan mesin jahit bagi satu kelompok usaha bersama (10 orang )

“Tujuan pemberi bantuan ini adalah untuk membantu masyarakat miskin yang mempunyai usaha kecil/ rumahan agar dapat memulai kembali usahanya dimasa new Normal ini,” paparnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan, sasaran penerima bantuan, 110 orang masyarakat miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan (DTKS) dan masyarakat miskin lainnya yang telah diusulkan masuk dalam DTKS . Telah mempunyai usaha sebagai mata pencaharian.

Masyarakat di 14 Kecamatan se Kabupaten Mura yang menerima bantuan, adapun jenis usaha yang dibantu diantaranya, 10 orang usaha dagang model/ bakso, 10 orang usaha dagang pecel/ lotek, 10 orang usaha warung manisan, 20 orang usaha dagang gorengan.

Kemudian, 5 orang usaha juice buah dan pop ice, 15 orang usaha warung nasi/ayam geprek, 10 orang pembuatan/penjualan kue, 2 Kelompok Ternak Madu Klanceng (20 orang), 1 Kelompok Penjahit/ tenun songket (10 orang).

“Bentuk bantuan, hibah barang berbentuk peralatan dan bahan pendukung usaha seperti kompor gas ,tabung gas, panci, kuali, piring , gelas, sendok, blender, mixer dan peralatan lainnya serta bahan sembako,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Mura, Agus Susanto dalam sambutannya mengatakan bahwa dasar pelaksanaan APBD Kabupaten Mura Tahun 2021 melalui anggaran Dinas Sosial, Kabupaten Mura, pada kegiatan pengadaan sarana dan prasarana pendukung usaha bagi keluarga miskin dengan kode kegiatan 106.15.004

“Kemudian, berdasarkan Keputusan Bupati Musi Rawas nomor : / KPTS/ DINSOS /2021 TANGGAL 20 Oktober 2021, tentang Penetapan Penerima Hibah Barang dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Mura tahun Anggaran 2021,” katanya.

Agus sapaanya menjelaskan, maksud dan tujuan terselenggaranya kegiatan ini adalah
menindak lanjuti himbauan dari pemerintah pusat dalam rangka penanganan pasca pandemik covid 19.

Bantuan hibah barang pendukung usaha bagi keluarga miskin/ usaha ekonomi produktif kabupaten musi rawas pada tahun 2021, adalah untuk membantu masyarakat miskin yang mempunyai usaha kecil/ rumahan agar dapat memulai kembali usahanya dimasa new Normal.

Bantuan ini di berikan kepada masyarakat yang sudah mempunyai usaha kecil- kecilan dan diutamakan masuk dalam DTKS atau yang terdampak covid 19 juga dari juga masyarakat Disabilitas .

“Jumlah penerima sebanyak 100 orang Usaha Ekonomi Produktif dan 10 orang dari Pokir DPRD Kabupaten Mura, yang berasal dari 14 Kecamatan se Kabupaten Mura. Sumber dana Berasal dari dana Insentif Daerah tahun 2021 yang merupakan luncuran ke 3 program penanganan Pasca pandemic covid 19. Berasal dari Pokok Pikiran (POKIR) DPRD Kabupaten Mura,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top