Connect with us

PLN Muara Beliti Akan Melakukan Pemutusan Aliran Listrik Bagi Pelanggan Yang Menunggak

Musirawas

PLN Muara Beliti Akan Melakukan Pemutusan Aliran Listrik Bagi Pelanggan Yang Menunggak

MUSI RAWAS LK – Sebanyak 11.830 pelanggan PLN Unit Layanan Pelanggan Muara Beliti, menunggak tagihan rekening listrik bulan November 2021.

Manager PLN ULP Muara Beliti, Febri Doni, menyampaikan bila nilai tunggakan itu dirupiahkan maka senilai Rp 2,3 Miliar. Ia memaklumi bahwa pandemi Covid 19, hingga saat ini memang masih menyelimuti Kabupaten Mura.

Kendati demikian, PLN ULP Muara Beliti tetap akan melakukan pemutusan kepada pelanggan PLN yang menunggak di wilayah Kabupaten Musi Rawas.

Pemutusan akan dilaksanakan mulai tanggal 8 November 2021 hingga tanggal 31 Desember 2021 kepada seluruh pelanggan listrik yang menunggak mengingat masa periode kerja tahun 2021 akan segera berakhir.

“Iya benar, PLN akan melakukan pemutusan bagi pelanggan yang menunggak. Untuk itu mohon pengertian para pelanggan untuk segera melunasi tagihan listrik sebelum tanggal 20,” kata Doni, kemarin.

Doni menjelaskan, adapun kriteria pemutusan aliran listrik kepada pelanggan yang menunggak tagihan rekening listrik diantaranya, pertama pelanggan yang belum melakukan pembayaran tagihan rekening listrik satu bulan, akan diputus sementara dan disegel MCBnya (Jika Lewat Tanggal 20).

Kedua, pelanggan yang menunggak tagihan rekening listrik selama dua bulan, akan diputus MCBnya (Meski Belum Lewat Tanggal 20), dan ketiga pelanggan yang menunggak tagihan rekening listrik selama tiga bulan, akan langsung dibongkar kWh Meter (Belum/Lewat Tanggal 20).

“Dan, ditegaskannya, bagi pelanggan yang menunggak tagihan rekening listrik dua dan tiga bulan maka akan dilakukan penggantian ke kWh Meter prabayar (Amper Pulsa),” jelasnya.

Lebih lanjut, Doni menuturkan, pemutusan aliran listrik terhadap pelanggan yang menunggak tagihan listrik ini tidak lain dilakukan, agar para pelanggan lebih disiplin untuk melakukan pembayaran tagihan secara rutin setiap bulan dibawah tanggal 20, sebagaimana sudah tertuang dalam surat perjanjian jual beli tenaga listrik ( spjbtl ), batas pembayaran tagihan listriknya paling lambat tanggal 20 setiap bulan.

Ketika pelanggan belum melakukan pembayaran sampai tanggal itu, maka petugas PLN akan datang untuk melakukan pemutusan, bukan lagi mengingatkan atau menegur.

Jika seluruh pelanggan PLN Unit Layanan Pelanggan Muara Beliti rutin setiap bulan melakukan pembayaran tagihan rekening listrik, tentunya tidak akan memberatkan pelanggan itu sendiri dalam mengeluarkan biaya tagihan dan yang pasti tidak mengalami pembengkakan biaya akibat tagihan listrik yang menumpuk,” tutur pria asal Ranah Minang ini.

Doni juga menambahkan sekaligus menghimbau kepada seluruh pelanggan PLN Unit Layanan Pelanggan Muara Beliti, untuk membayar tagihan listrik tepat waktu mulai tanggal 2 hingga 20 setiap bulannya, karena dengan rutin setiap bulan membayar tagihan rekening listrik, semua pelanggan ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kabupaten Musi Rawas.

“Jika banyak pelanggan PLN yang menunggak, tentunya juga akan menghambat Pendapatan Asli Daerah yang masuk ke Kabupaten Musi Rawas,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top