Connect with us

Pesta Malam Melebihi Batas Waktu, Disanksi 3 Bulan Penjara‎

Musirawas

Pesta Malam Melebihi Batas Waktu, Disanksi 3 Bulan Penjara‎

MUSI RAWAS LK-Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Sat Pol PP dan Damkar)  Kabupaten Mura memberikan langka tegas kepada masyarakat yang ‎menyelenggarakan pesta malam melebihi batas waktu yang ditentukan.

Langka tegas tersebut yakni berupa sanksi pidana selama tiga bulan penjara serta denda Rp 5 Juta bagi masyarakat yang melanggar.

Kepala Sat Pol PP dan Damkar, Kabupaten Mura, ‎ Syamsul Djoko Karyono mengatakan bahwa ‎ditargetkan tahun 2019 mendatang pihaknya akan melakukan penertiban dalam penyelenggaraan pesta malam sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 tahun 2016 tentang maksiat dan Peraturan Bupati No 33 tahun 2017 tentang Ketertiban Umum (Tibum) dan salah satunya yakni larangan pesta malam.

“‎Dalam waktu dekat akan dikeluarkan surat kesepakatan bersama (SKB) yakni Kepolisian, BNN, Dandim, Kejaksaan, Kesbang. Dimana, sesuai aturan itu bahwa pesta malam akan dibatasi waktu yang masih menunggu persetujuan Bupati,”kata Syamsul Djoko Karyono.‎

Syamsul Djoko menjelaskan, dengan adanya penerapan aturan tersebut maka tentunya bisa meminalisir efek negatif dari penyelenggaraan pesta malam itu sendiri.

“Apabila kondisi ini terus berlanjut maka kita khawatir dengan generasi muda yang ada. Mengingat, penyelenggaraan pesta malam tersebut akan menimbulkan efek negatif,”jelas Syamsul Djoko.‎

Lebih lanjut, Syamsul Djoko menjelaskan, mengenai sanksi bilamana masih ada yang menyelenggarakan pesta malam sesuai waktu yang dibatasi.

Maka akan mengambil tindakan tegas dan sesuai dengan Perda dan Perbup tersebut akan dikenakan pidana 3 bulan kurungan penjara dan denda Rp 5 juta.

“Untuk penerapan sanksi tersebut nantinya akan diberikan bagi tuan rumah yang menyelenggara pesta malam sekaligus memberikan efek jera,”tegasnya.

Syamsul Djoko menghimbau, kepada semua masyarakat secara berangsur untuk tidak menjalankan tradisi yang dianggap akan menimbulkan dampak negatif mudarot ketimbang azas manfaat.

“Kita minta kepada Kades sebagai orang nomor satu ditingkat Desanya memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya. Bukan pada kegiatan yang negatif dan berpotensi pada sesuatu modarot seperti pesta malam,”tutupnya.(Roem Royen)‎

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top