Connect with us

Peringatan HAN, Pemda Mura Memberikan Perlindungan Lebih Terhadap Perempuan dan Anak

Musirawas

Peringatan HAN, Pemda Mura Memberikan Perlindungan Lebih Terhadap Perempuan dan Anak

MUSI RAWAS LK-Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura), melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN), 2021, di Auditorium Pemkab Mura, sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (10/11/2021).

Peringatan HAN mengusung tema, “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”. Selain itu juga dilaksanakan Pelantikan Forum Perempuan Mura, Pelantikan Kepengurusan GOW, Pengukuhan Tim Ad Hoc Perlindungan Anak dan Pengukuhan Tim Forum Anak Tingkat Kabupaten Mura.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Mura, Hj Ratna Machmud, Ketua TP PKK Kabupaten Mura, Riza Novianto Gustam, Kepala DPPPA Kabupaten Mura, M Rozak beserta para OPD Kabupaten Mura.

“Saya, Bpati Mura, mengucapkan selamat HAN, dan secara pribadi sangat bangga terhadap anak-anak di Kabupaten Mura dengan prestasi yang dimiliki,” kata Bupati Mura, Hj Ratna Machmud dalam sambutannya.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada DPPPA Kabupaten Mura atas terselenggaranya peringatan HAN, dan kepada Forum Perempuan Mura, Kepengurusan GOW, Tim Ad Hoc Perlindungan Anak.

Serta, Tim Forum Anak Tingkat Kabupaten Mura, yang dilantik hari ini, untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Pastinya, untuk mewujudkan Musi Rawas Maju, Mandiri dan Bermartabat (Mantab),” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DPPPA Kabupaten Mura, M Rozak mengatakan bahwa peringatan HAN yang diselenggarakan hari ini sangat puas, karena mendapatkan apresiasi dari Bupati Mura.

“Acara hari ini sukses, dan ibu bupati mura, sangat puas dan mengapresiasi peringatan HAN,” kata M Rozak.

Rozak berharap dengan adanya penandatangan Pusat Pendidikan Keluarga (Puspaga), tadi, kedepannya Mura lebih memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

“Sama halnya, dengan Tim Ad Hoc Perlindungan Anak, karena tim ini sama halnya dengan KPAID, sebab KPAID tidak ada lagi, maka dibentuk Tim Ad Hoc Perlindungan Anak oleh Pemda namun dibawah kepala daerah dan tugasnyapun hampir sama dengan KPAID,” jelasnya.

Senada disampaikan, Kasi Pemenuhan Hak Anak, Oktariana Clarisa menambahkan dengan adanya Puspaga ini masyarakat Kabupaten Mura, yang selama ini ragu untuk melakukan pendekatan kepada DPPPA, saat ini tidak mesti ragu lagi.

Dalam artian, sebagai bentuk wadah konsoling, apabila ada permasalahan keluarga, anak dan orang tua, maka bisa mengadu ke Puspaga sebelum terjadinya kekerasan, jadi Puspaga ini identik dengan pencegahan sebelum terjadinya permasalahan hingga kekerasan.

“Salah satu contoh, saat adanya Posyandu, maka tugas Puspaga menanyakan anak tersebut apakah sudah memiliki KIA, kalau belum bisa difasilitasi, selain itu Puspaga ini juga telah melakukan MoU dengan TP PKK Kabupaten Mura dan DWP Kabupaten Mura serta lain-lain,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top