Connect with us

Perdagangan Anak Pernah Terjadi di Megang Sakti

Musirawas

Perdagangan Anak Pernah Terjadi di Megang Sakti

MUSI RAWAS LK-Guna mencegah terjadinya “Tindak Pidana Perdagangan Orang/Anak” di 14 kecamatan di wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Mura, melaksanakan sosialisasi “Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPTPPO), sekitar pukul 09.00 WIB, Senin (19/11).

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Mura, Hj Suwarti menyempatkan diri hadir membuka sekaligus memberikan arahan kepada para peserta sosialisasi diantaranya, perwakilan instansi, Polres Mura, Kejaksaan Negeri Lubuklinggau serta Forum Anak di Kabupaten Mura.‎

Hj Suwarti mengatakan bahwa sosialisasi ini tidak lain untuk melakukan pencegahan perdagangan orang baik anak-anak maupun perempuan.

Selain itu, selama ini apabila ada perkara perdagangan anak/perempuan untuk tidak segan-segan melaporkan perkara ke DPPPA, jangan takut ataupun beranggapan aib keluarga.

“Namun, bagi korban dan keluarga akan dilindungi serta akan dirahasiakan identitasnya, jadi jangan segan-segan untuk melapor,” kata Suwarti, Senin (19/11).

Hj Suwarti menjelaskan, selain itu kepada masyarakat di Kabupaten Mura, jangan mudah percaya ada tawaran bekerja untuk anak-anak diluar daerah tanpa jelas kebenarannya karena takutnya bukan bekerja melainkan menjadi korban perdagangan orang.

“Maka dari itula dilakukan sosialisasi ini agar mencegah terjadi perdagangan orang,” jelas Ketua IBI Kabupaten Mura.

Disinggung mengapa melakukan sosialisasi ini, adakah perkara perdagangan orang di wilayah Kabupaten Mura?

“Sampai saat ini belum ada, namun untuk informasinya masih ada tetapi di pelosok daerah, ini juga diduga lantaran faktor pendidikan, ekonomi, kembali lagi dengan iming-iming mencari pekerjaan,” kata Suwarti.

Kembali disinggung sejauh ini didaerah mana rentan terjadi perdagangan orang?

“Tidak ada daerah yang rentan, tapi kalau dulu masih jaman susah perna terjadi di Kecamatan Megang Sakti. Maka dari itu dihimbau kepada masyarakat jangan mudah percaya dengan orang lain khususnya melepas anak/orang untuk bekerja di daerah luar tanpa kejelasan yang pasti,” ucap wabup.

Wabup berharap dengan adanya sosialisasi ini kepada peserta bisa jadi fasilitator untuk anak/orang, kembali lagi untuk mencegah terjadinya perdagangan orang.

“Ini tugas peserta sebagai fasilitator bisa menerapkan dilingkungan mereka,” tutup Suwarti.

‎Sementara itu, Kepala DPPPA Kabupaten Mura, Ahmadi Zulkarnain mengatakan, sosialisasi PPTPPO ini bertujuan agar masyarakat tahu bahwa tindak pidnana perdagangan orang dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat.

Sekaligus upaya menghindari dan pencegahan sehingga masyarakat bisa menjaga diri dari kejahatan teraebut.

Hanya saja dikatakannya, terkait dengan laporan kasus perdagangan anak di Kabupaten Mura hingga saat belum ada ada baik secara laporan maupun temuan.

Dengan sosialisasi ini adalah langkah cepat dengan melibatkan forum anak Kabupaten Mura, dengan harapan dapat mengetahui kejahatan dan bagaimana cara menangganiya. Sebab sebelumnya mereka sudah mengikuti pelatihan sebagai pelapor dan pelopor.

“Namun tidak dipungkiri di Kabupaten Mura ada warga yang menjadi mucikari, namun itu bukan orang asli Kabupaten Mura melainkan pendatang. Sedangkan untuk faktor terjadinya perdagangan anak, salah satunya dilandasi dengan faktor ekonomi, tidak ada kepedulian orang tua yang akhirnya bebas bergaul,” kata Ahmadi Zulkarnain.‎

Ahmadi sapaanya kembali menjelaskan, sedangkan ketika ada masyarakat yang mencurigai terjadinya hal tersebut, maka masyarakat dapat melaporkan langsung ke Dinas atau petugas P2TP2A melalui kontak person yakni 0813-7329-7163 dan 0852-7330-4433

“Selain itu, pencegahan juga harus dilakukan dengan adanya kerjasama dan sinergisitas dengan tokoh masyrakat dan alim ulama. Terlebih dimana penjualan anak ini masih anak-anak, maka diminta untuk tidak sungkan melaporkan jika hal tersebut terjadi di lingkungan kita,” tutupnya.(Roem Royen)‎

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top