Connect with us

Pemkab Mura Berlakukan Sistem Kerja Dari Rumah

Musirawas

Pemkab Mura Berlakukan Sistem Kerja Dari Rumah

MUSI RAWAS LK-Sesuai dengan surat edaran Bupati Musi Rawas Nomor : 800/3/BKPSDM/2020 tentang pelaksanaan sistem kerja ASN dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dilingkungan Pemkab Musirawas.

Pemkab Mura menerapkan pola kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan sistem kerja dari rumah atau yang dikenal dengan work from home (WFH).

Kepala BKPSDM Kabupaten Mura, H Rudi Irawan mengatakan bahwa menindak lanjuti surat edaran MenPAN, maka Bupati Musirawas sudah mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan sistem kerja ASN untuk pencegahan penyebaran virus corona.

“Dimana dalam surat edaran tersebut, antara lain mengatur tentang tugas dan kerja ASN yang dapat dilaksanakan dari rumah. Sistem kerja ini efektif berlaku 26 Maret hingga 8 April 2020 mendatang, kemudian selanjutnya akan dievaluasi sesuai kebutuhan,” kata Rudi sapaanya kepada awak media.

Rudi menjelaskan, pelaksanaan tugas kedinasan ASN dapat dilaksanakan di rumah atau tempat tinggalnya sesuai dengan pembagian jadwal atau pengaturan sistem kerja pegawai yang diatur oleh Kepala OPD masing-masing.

“Yaitu siapa saja pegawai yang menjalankan tugas di rumah dan siapa yang tetap melaksanakan tugasnya di kantor,” jelas Rudi.

Lebih lanjut, Rudi menjelaskan, selain itu, dalam penyelenggaraan kegiatan dan perjalanan dinas untuk tidak melakukan tatap muka yang menghadirkan banyak peserta dan kegiatan seperti itu agar ditunda atau dibatalkan.

Selanjutnya, penyelenggaraan rapat-rapat agar dilakukan sangat selektif sesuai tingkat prioritas dan urgensi yang harus diselesaikan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi atau melalui medIa elektronik yang tersedia.

Apabila berdasarkan urgensi yang sangat tinggi harus diselenggarakan rapat atau kegiatan lainnya di kantor, agar mempersiapkan jarak aman antar peserta rapat (social distancing).

Selanjutnya, pelaksanaan kegiatan apel pagi, apel gabungan dan senam pagi dan senam bersama pada hari Jum’at di tiadakan.

“Hal ini dipastikan guna untuk pengaturan sistem kerja tidak mengganggu kelancaran penyeIenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tidak ter abaikan, yang pastinya untuk pencegahan penyebaran covid-19,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top