Connect with us

Pedagang Rugi, Harga Sayur Turun‎

Musirawas

Pedagang Rugi, Harga Sayur Turun‎


MUSI RAWAS LK-Memasuk minggu kedua awal tahun 2019, sejumlah pedagang sayur berada pasar Tradisional B. Srikaton Tugumulyo keluhkan harga kebutuhan pokok seperti cabe merah dan sayur mayur anjlok turun.

Turunnya harga komuditi utama sendiri, diakui sebagian besar pedagang dipengaruhi bersamaan tengah berlasungnya musim panen buah.

Juita (47) pedagang cabe sayur Pasar B. Srikaton Tugumulyo mengungkapkan dirinya bersama pedagang lainnya hampir setiap hari merugi, lantaran barang dangangannya laku terjual.

Bukan lantas harga yang sudah murah, warga datang ramai. Justru dengan dihadapkanya musim buah, mulai dari durian, rambutan dan duku tengah berlangsung terlihat pasar sepi pengunjung.

“Kalau untuk harga, terus terang saja. Sudah hampir dua minggu ini, kami pedagang tidak bisa berbuat. Pertama harga sayur murah, tapi mala pembeli sepi. Mana stok sayur masih banyak belum laku terjual,”terang Juita, Senin (28/1/2019).

Juita menjelaskan, turunnya harga kebutuhan pokok seperti cabe merah sebelumnya seharga Rp. 35 Ribu tapi sekarang sudah seharga Rp 24 Ribu perkg.

“Belum lagi harga sayur sawi manis dan pahit sebelumnya dijual seharga Rp 6 ribu dan harganya turun Rp 3 ribu saja sepi yang beli. Ya, kalau seperti ini terus kami merugi,” jelas wanita ini.‎

Hal senada disampaikan, Sumarni (35) juga  pedagang sayur Pasar B. Srikaton menyampaikan memang untuk harga cabe merah maupun lainnya sudah dua minggu harganya turun.

Dimana cabe merah dari harga Rp. 35 ribu turun sekitar Rp.24 ribu, bawang merah juga sama turun diharga Rp. 23 ribu sebelumnya Rp 30 ribu.

“Belum lagi harga bawang putih, sebelumnya Rp. 24 ribu kini seharga Rp18 ribu, begitu juga harga cabe hijau turun seharga Rp 20 ribu semuanya untuk perkilogram. Ya, turunya harga sendiri benar karena kebanyakan pengaruh bersamaa musim panen buah,”tutupnya.(Roem Royen)

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top