Connect with us

Mura Belum Terapkan Pemasangan P2WM‎

Musirawas

Mura Belum Terapkan Pemasangan P2WM‎

MUSI RAWAS LK-Walaupun disejumlah daerah di Indonesia ada yang telah menerapkan pemasangan Papan Penanda Warga Miskin/Sangat Miskin (P2WM), bagi penerima Program Keluarga Harapan (PKH).‎

Namun untuk di Kabupaten Musi Rawas (Mura), belum menerapkan pemasangan P2WM, bagi penerima PKH yang terbagi dalam 14 kecamatan di kabupaten berslogan Lan Serasan Sekentenan.

Hal tersebut dibenarkan secara langsung, ‎K‎epala Dinas Sosial (Dinsos), Kabupaten Musi Rawas (Mura), Agus melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Evan Saipani saat ditemui diruang kerjanya sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (6/2/2019).

“Sebenarnya sudah ada rencana, hanya saja saat ini belum terlaksana, saat ini dalam penggusulan APBD Kabupaten Mura, tentu saja yang menjadi sorotan perlu anggaran untuk pemasangan P2WN ini,” kata Evan Saipani.

Evan sapaanya menjelaskan, selain itu sepengetahuan pihaknya bagi yang menerima PKH harus masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT). Sejauh ini penerima bantuan PKH masuk BDT ditahun 2019 ini berjumlah 17825 keluarga penerima manfaat.

“Itu jumlah itu semua telah terhitung keseluruhan, setelah ditahun 2018 ada empat orang yang mengundurkan diri dari penerima PKH,” jelas Evan.

Lebih lanjut, Evan menjelaskan, pengunduran diri dari empat orang penerima PKH, lantaran dilakukan sosialisasi bersama pendamping kesadaran warga miskin, kurang mampu akhirnya mengundurkan diri, karena lantaran sudah mampu, sudah punya usaha serta anak-anak penerima bantuan sudah mempunyai pekerjaan.

“Selain itu, kami juga mensosialisasi kepada warga yang masih menerima PKH, rencana kedepanan walaupun belum terlaksana nantinya akan ada pemasangan P2WN, agar saat pemasangan tidak ada kendala,” ucap Evan.

Evan menambahkan, sejauh ini dari 14 kecamatan ada tiga kecamatan yang masih paling banyak menerima PKH sesuai versi dari PKH Pusat diantaranya pertama, Kecamatan Tugumulyo berjumlah 2480 orang, kedua Megang Sakti 2017 orang dan ketiga Muara Kelingi 1736 orang.

“Banyaknya penerima PKH karena dipengaruhi dari luas wilayah dan banyaknya jumlah penduduk miskin,” tutup pria berseragam dinas ini.(Roem Royen)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top