Connect with us

Muara Lakitan Jadi Tujuan Warga Pendatang

Musirawas

Muara Lakitan Jadi Tujuan Warga Pendatang

MUSI RAWAS LK– Berdasarkan data yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas (Mura), dari 14 kecamatan yang ada. Namun Kecamatan Muara Lakitan paling dominan dan menjadi tujuan bagi warga pendatang.
‎Kepala Disdukcapil Mura Y Mori, melalui Kabid Pendaftaran Penduduk Darwin mengatakan bahwa,Terhitung selama 2018 ini (Januari-September, red), setidaknya sebanyak 249 jiwa warga pendatang, baik dari antar kabupaten/kota maupun dari luar Provinsi Sumsel, ke Kecamatan Muara Lakitan.

“Di Kecamatan Muara Lakitan sendiri, hampir setiap bulannya rata-rata diatas 20 jiwa warga pendatang dan menetap di Kecamatan tersebut,” tutur ia.

‎Dikatakannya, hal itu dikarenakan di Kecamatan Muara Lakitan terdapat beberapa perusahaan, baik yang bergerak di perkebunan maupun dibidang lainnya. Hal itulah yang menjadi daya tarik warga pendatang untuk datang dan menetap di Mura, khususnya di Kecamatan Muara Lakitan.
‎”Memang dari data yang ada di kita (Disdukcapil, red) dari 14 kecamatan ini, Kecamatan Muara Lakitan yang paling banyak warga pendatang. Karena disana banyak perusahaan perkebunannya,” ungkapnya
‎Ditambahkannya, kemudian disusul dengan Kecamatan Tugumulyo dengan jumlah sebanyak 221 warga pendatang, dan untuk peringkat ketiga Kecamatan Muara Kelingi dengan jumlah sebanyak 207 warga pendatang.
‎”Kalau untuk di Kecamatan Tugumulyo ini dipengaruhi dengan pesatnya perekonomian. Sebab di Tugumulyo inikan ramai dengan aktivitas perdagangan, sehingga hampir 100 persen perekonomian warga disana baik,” ucapnya.
‎Lebih lanjut dirinya menjelaskan, sedangkan untuk kecamatan yang paling rendah warga pendatangnya yakni di Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) hanya 41 warga pendatang. Hanya saja untuk jumlah total warga pendatang selama 2018 ini sebanyak 1.733 jiwa warga pendatang.
‎”Kalau untuk dari seluruh kecamatan warga yang datang ke Mura ini sebanyak 1.733 jiwa. Rinciannya Kecamatan Jayaloka sebanyak 59 warga, Muara Beliti 172 warga, STL Ulu Terawas 122 warga, Selangit 73 warga, Megang Sakti 203 warga, Purwodadi 49 warga, BTS Ulu 142 warga, Sumber Harta 43 warga, Tuah Negeri 96 warga dan Sukakarya 56 warga,” jelasnya.
‎Dijelaskannya, hal itu diketahuinya lantaran setiap warga baik yang datang dan menetap di Mura, maka mereka diwajibkan untuk melaporkan ke Disdukcapil. Sebab usai lapor maka selanjutnya Disdukcapil Mura akan memberikan Surat Keputusan Datang WNI (SKDWNI).
‎”Karena dari SKDWNI ini yang terpenting adalah nomornya, sebab setiap warga beda, dan nomor ini akan digunakan untuk penarikan semua data yang bersangkutan. Karena semuanya baik kedatangan maupun kepindahan sudah dilakukan secara online,” pungkasnya.
‎Sementara itu, Camat Muara Lakitan Freewan Novio mengatakan, sebagai warga negara yang patuh akan aturan. Baik warga pendatang maupun warga asli Kecamatan Muara Lakitan yang hendak pindah, maka dianjurkan untuk melengkapai administrasi kependudukannya.
‎”Karena dengan mereka lapor ini kita tahu warga kita yang akan pindah, kemudian warga dari daerah lain yang datang ke Muara Lakitan. Sejauh ini, banyaknya warga pendatang ini karena pekerjaan,” tutupnya. (Roem Royen)‎

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top