Connect with us

Muara Kelingi Rawan Narkoba, 116 Lantak di Bekali

SAMPAIKAN : Kepala BNNK Mura, Hendra Amoer saat menyampaikan materi kepada Lantak Muara Kelingi, di Hotel Sempurna, Senin (9/12/2019)

Musirawas

Muara Kelingi Rawan Narkoba, 116 Lantak di Bekali

MUSI RAWAS LK- Sebagai organisasi baru yang dibawah naungan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Musi Rawas (BNNK Mura), sebanyak 116 laskar anti narkoba (Lantak) di Kecamatan Muara Kelingi diberikan pembekalan melalui diseminasi informasi talkshow.

Hal itu bertujuan untuk mengoptimalkan peranan Lantak dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Demikian disampaikan, Kepala BNNK Mura, Hendra Amoer, Senin (9/12) usai membuka secara resmi kegiatan diseminasi informasi dan talkshow dalam rangka pembekalan bagi Lantak Kabupaten Muraq, di Ballroom Hotel Sempurna Kota Lubuklinggau.

Dikatakannya, melalui kegiatan ini untuk memberikan informasi dan pengetahuan, dengan harapan anggota Lantak yang juga sebagai agen P4GN dapat melakukan tugasnya sesuai dengan yang diharapkankan.

Sebab, dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba masyarakat harus dilibatkan. Sehingga jika masyarakat ikut berperan aktif, maka akan mempermudah untuk pengungkapan penyalahgunaan narkoba.

“Hanya saja pembekalan ini dilakukan secara bertahap, sehingga akan lebih efektif. Hari ini (kemarin, red) untuk anggota Lantak dalam Kecamatan Muara Kelingi, jadi kita prioritaskan dulu untuk daerah kecamatan yang dengan kategori rawan penyalahgunaan narkobanya. Untuk di Mura ini, ada empat kecamatan lainnya yang rawan, yakni TPK, Megang Sakti, dan Muara Lakitan,” kata Hendra.

Dikatakannya, mengingat kondisi Kabupaten Mura yang tidak lepas dari lenyalahgunaan narkoba. Hal inilah menjadi tugas kita bersama, untuk sama-sama melakukan pencegahan di setiap desa dan kelurahan dalam wilayah kerja masing-masing. Ia berharap, peserta bisa mengikuti kegiatan dengan baik dan tuntas sampai selesai.

Sehingga bisa mendapat wawasan tentang narkoba, bahaya narkoba dan juga dampaknya bagi kesehatan dan kehidupan dan bagaimana mencegahnya.

“Informasi ini dapat dijadikan bekal untuk diri sendiri dan anggota keluarga dan baru kemudian ke masyarakat. Jangan takut untuk menjadi anggota relawan anti narkoba, karena tidak akan dijadikan pelapor. Melainkan agar paham dengan narkoba yang kemudian bisa disampaikan kepada masyarakat lainnya,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan diseminasi informasi talkshow dalam rangka pembekalan Lantak Kabupaten Mura, melibatkan dua instansi berbeda sebagai narasumber, yakni BNN Provinsi Sumsel yang diwakili, Hesti dengan materi yang disampaikan tentang “Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Masyarakat”, dan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Bumi Silampari (STAI-BS), Ngimadudin, dengan materi tentang “Teknik Penyampaian Informasi”. (Roem)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top