Connect with us

Lapas Narkotika Kelas II A Muara Beliti Musnakan BB Hasil Razia

Musirawas

Lapas Narkotika Kelas II A Muara Beliti Musnakan BB Hasil Razia

MUSI RAWAS LK-68 unit Handphone (Hp), kipas, kabal dan pemanas air dimusnahkan dengan cara dibakar hasil razia terhadap warga binaan, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti.

Hal tersebut dilakukan, pegawai Lapas Narkotika Kelas II A Muara Beliti, usai melaksanakan Apel Deklarasi Zero Halinar.

Pemusnaan BB dipimpin langsung, Kalapas Narkotika Kelas II A Muara Beliti, Rudik Erminanto, Wakapolres Mura, Kompol Ali Sadikin, perwakilan BNNK Mura, TNI Kodim 0406 Lubuklinggau.

Dalam kesempatan itu, Wakapolres Mura, Kompol Ali Sadikin mengatakan bahwa kegiatan apel tersebut adalah hal yang sangat positif dan patut didukung, dengan tujuan untuk mengantisipasi hal yang tidak dinginkan terjadi di Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti sendiri.

“Kemudian dengan adanya razia juga kita bisa mengetahui barang-barang yang masuk, sehingga kita akan lebih aktif memberikan dan melakukan pemeriksaan setiap barang yang masuk. Kita siap sinergi dalam melaksanakan kegiatan ini, karena kita sama memeberantas narkoba yang menjadi musuh bersama,” kata Kompol Ali Sadikin

Sementara itu, Kalapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Rudik Erminanto didampingi KPLP, Roby Fernandez mengatakan, razia di kamar WB atau napi sendiri merupakan bagian perintah tentang deteksi dini, dan ada tiga hal yang harus dilakukan petugas yakni memberantas narkoba, razia atau pengeledahan secara rutin dan ketiga bersinergi dengan instansi hukum lainnya.

“Pelaksanaan razia dilaksanakan secara
rutin dari Januari hingga Maret, meskipun sebelum terjadi insiden di Lapas Kelas I Tangerang, tapi kita sudah rutin melaksanakannya. Karena setiap Lapas harus ada laporan razianya setiap bulan. Untuk wajibnya selama satau bulan sebanyak empat kali razia,” kata Rudik.

Rudik menjelaskan, razia sendiri bisa dilakukan baik secara rutin maupun secara insendentil atau apabila mendengar informasi ada narkoba atau Hp yang masuk.

Sehingga, dengan adanya razia tersebut, tentu diharapkan bisa mengurangi resiko adanya gangguan keamanan, maupun penggunaan media sosial (Medsos) bagi WB, dan bisa meminimalisir seluruh kejadian yang ada.

“Selain sabu dan Hp, razia juga dipusatkan untuk seluruh jaringan instalasi listrik yang ada di kamar WB. Karena meskipun sudah dilarang dan kita buat aman, tapi masih saja ada WB yang berusaha menyambung kabel yang digunakan untuk mengecas Hp,”jelasnya

Lebih lanjut, ia menjelaskan, hasil razia yang akan dimusnahkan terdiri dari Hp sebanyak 68 unit Hp, batere Hp sembilan unit, headset 18 unit, casan Hp 20 unit, kipas angin delapan unit, kabel sebanyak satu karung dan elemen atau pemanas air sebanyak enam unit.

“Diharapkan kepada WB bisa mentaati peraturan yang ada, hal yang dilarang agar jangan dilanggar, karena akan ada akibatnya. Untuk petugas, dengan deklerasi ini mari kita berkomitmen, jangan jadi duri dalam daging. Kita susah panyah pembersihan, tapi ketika ada oknum yang menasukan narkoba atau yang lainnya, tentu akan diproses hukum,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top