Connect with us

KPUD Mura Sosialisasi Pemilu Serentak Kepada Warga Binaan ‎

Musirawas

KPUD Mura Sosialisasi Pemilu Serentak Kepada Warga Binaan ‎

MUSI RAWAS LK-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Lubuklinggau bekerjasama dengan ‎Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kabupaten Musi Rawas (Mura), melaksanakan sosialisasi pemilu serentak 2019 kepada warga binaan, Kamis (27/12/2018).
Dalam sosialisasi tersebut, materi yang disampaikan langsung oleh Dasril Ismail Devisi SDM dan Partisipasi Masyarakat di KPUD Kabupaten Mura, dan diikuti seluruh warga binaan dan petugas Lapas (Sipir).
Usai menyampaikan matetinya, Dasril Ismail Devisi SDM dan Partisipasi Masyarakat di KPUD Kabupaten Mura mengatakan, dirinya atas nama KPU Mura menghibau, mengajak kepada warga binaan untuk menggunakan hak pilihan dlam pemilu serentak 2019 mendatang.
Sebab lanjut ia, hal tersebut memang sudah menjadi kewajibannya untuk memfasilitasi penggunakaan hak bagi warga negara Indonesia (WNI), baik dalam pemilihan DPR maupun Presiden mendatang.
“Kalau itu tidak kita lakukan tentunya kami menyalahi dan melanggar aturan serta undang undang (UU) yang berlaku. Untuk itu, kita akan memfasilitasi dalam pemilu mendatang. Dan hari ini (kemarin, red) kita memberikan sosialisasi kepada warga binaan di Lapas ini,” kata Dasril, Kamis (27/12/2018).
Dasril menjelaskan, untuk kegiatan hari ini (kemarin, red), yakni memberikan sosialisasi yang dilakukan KPU Mura dalam rangka tahapan pemilu 2019 yang bertujuan untuk meningkatkan pendidikan pemilih dan meningkatkan partisipasi pemilih di pemilu 2019 mendatang.

Adapun penyampaian materi kepada warga binaan dan petugas lapas teraebut sambung ia, yakni memfokuskan dengan apa yang sudah dilakukan dan akan dilakukan dalam tahapan pemilu mendatang.

“Maka dari itu, sangat bersyukur dapat melakukan sosialisi pemilu kepada warga binaan di Lapas Narkotika ini,” jelas Dasril.

Lebih lanjut, Dasril menjelaskan, dalam pelaksanaan pemungutan suara mendatang, dalam Lapas Narkotika Kelas IIA Lubuklinggau ini akan disiapkan TPS khusus. Hal ini merupakan bentuk aatau dalam rangka bagaimana memperlakukan WNI sebagai UU yang berlaku untuk dapat menggunakan hak pilihanya.

“Dari jumlah seluruh warga binaan ini akan di pilah lebih daulu, untuk memastikan jumlah daftar pemilih tetap (DPT), yang nantinya bisa menggunakan hak pilihnya dan berdasarkan peraturan dan regulasi yang ada. Namun yang pasti seluruh warga binaan ini memiliki hak pilih dalam pemilihan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden RI,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Lubuklinggau Suyatna mengatakan, kegiatan hari ini (kemarin, red) yakni memberikan soslisasi kepada warga binaan dan petuga untuk pemilu mendatang. Dengan harapan warga binaan ini bisa tahu dan paham akan tahapan pemilu karena mereka juga memiliki hak pilih.

“Jadi pemilu mendatng bukan hanya bis dilakujan oleh masyarakat diluar sana, melainkan mereka yang ada di dalam Lapas dan sedang menjalani masa hukuman juga berhak menggunakan suaranya dalam pemilihan Pressiden maupu legislatif,” kata Suyatna.

‎Suyatna menjelaskan, sampai saat ini masih katanya, jumlah warga binaan seluruhnya mencaai 790 orang. Sedangkan untuk jumlah DPT  belum diterbitkan semuannya, karena baru akan dipilih. Namun yang pasti mereka bisa memilih dalam pemilihan presiden.

“Harapannya, setidaknya warga binaan akan memahami proses pemilu, yang mungkin selama ini belum mengetahuinya. Untuk itu, dilakukanlah kegiatan sosialisasi sehingga mereka bisa paham, dan ikut serta menggunkaan hak pilihanya. Sosialisasi ini jugs baru pertama kali dilakukan untuk pemilu serentak mendatang,” tutupnya.(Roem Royen)

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top