Connect with us

FKUB Siaga, Penyebaran Isu Agama 

Musirawas

FKUB Siaga, Penyebaran Isu Agama 

MUSI RAWAS LK-Bertepatan dengan pilkada serentak yang akan dilaksanakan, ‎17 April 2019 mendatang.

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Musi Rawas (Mura), melakukan siaga dengan penyebaran isu agama yang kerap digunakan segelitir orang untuk saling menundukan lawan kompetisinya.

Ketua FKUB Mura, H Misbahul Arifin mengatakan bahwa, sebenarnya  FKUB Mura tidak memiliki kepentingan apapun dalam pilkada tersebut. Namun hal tersebut tentunya dikhwatirkan karena dipastikan akan menganggu kekondusipan umat beragama.
“Saat ini, hal tersebut sudah kelihatan, setiap kontes selalu bersaing dan ingin menundukkan lawan dan cara yang paling ampuh untuk menundukan lawan dengan mengangkat isu agama,” kata Misbahul Arifin, Selasa (4/12/2018).‎

Misbahul Arifin menjelaskan, isu agama kadang kala timbul melalui media, baik medsos maupun media elektronik lainnya yang belum tentu kebenarannya.‎

Untuk itu, FKUB terus memberikan upaya pengertian baik kepada anggota FKUB dan juga masyarakat, bahwa pilpres dan pilkada yang hanya dilakukan lima tahun sekali. Sehingga jangan sampai menganggu apa yang sudah dilakukan selama ini.

“‎Namun terlepas dari, kepada masyarakat dipersilahkan untuk menggunakan hak pilihnya. Namun meskipun berbeda pilihan namun tetap menjaga persaudaraan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Misbahul Arifin menjelaskan, untuk mewujudkan hal tersebut tentunya diperlukan upaya untuk pendewasaan berpikir. Sehingga masyarakat lebih dewasa dan didukung agama yang dipeluknya masing-masing. Karena pemilih harus disemangati oleh nilai agama, bukan agama dijadilan alat untuk politik.
“Artinya kedepan tugas kita masih berat, sampai dengan usainya pilpres dan pileg mendatang. Sebab moment tersebut merupakan sandungan. Karena mau tidak mau masyarakat muslim dan non-muslim semuanya berkepentingan. Sehingga dikhawatirkan akan menganggu kekondusipan antara umat beragama di Mura,” ucapnya.
Kembali ia menjelaskan, sampai dengan April 2019 mendatang FKUB akan terus berupaya dan tidak henti-hentinya untuk melakukan kegiatan yang sifatnya pembinaan.
Namun, KUB di 2019 masih didukung dengan dana bantuan atau dana hibah dari Kantor Kementrian Agama (Kemanag) dan juga Pemkab Mura, yang nantinya akan digunakan semaksimal mungkin untuk menjalankan tupoksi FKUB.
Maka dari itu,  rapat tersebut juga merupakan kegiatan akhir tahun sekaligus evaluasi dengan apa yang sudah FKUB Mura kerjakan dan merencanakan kedepan untuk mendukung dan mewujudkan Mura menjadi kabupaten yang tetap kondusif, aman dan juga tentram.
“Tapi sampai saat ini masyarakat, mempunyai pikiran dan ‎merasa risih melihat perbedaan agama. Sehingga mau berteman saja susah, bahkan terkadang dimana umat Kristen yang ingin melaksanakan Natal masih dipersoalkan. Inilah yang menjadi pemikiran kita, sehingga kedepan kita inginkan untuk memperkuat kerukunan yang berbasis kebangsaan,” tutupnya.

Senanda disampaikan, Kepala Badan Kesbangpol Mura Amra Muslimin mengatakan, hasil dari rapat tersebut, ada beberapa masukan, terkhususnya menjelang Pileg dan Pilpres, sehingga berjalan dengan bagus dan Mura tetap dalam kondusif, aman dan tentram.

“Kami juga menyiapkan beberapa kegiatan jelang Pileg dan Pilpres dan semua kegiatan di fokuskan di awal tahun 2019, mulai sosialissi UU pemilu, dari mulai kecamatan hingga ke desa, sebagai pendidikan politik untuk diketahui masyarakat,” kata Amra Muslimin.(Roem Royen)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top