Connect with us

Empat Kasus Positif Covid-19 Dalam Penanganan Petugas

Musirawas

Empat Kasus Positif Covid-19 Dalam Penanganan Petugas

MUSI RAWAS LK– Lantaran terdapat penambahan kasus baru yang hingga kini masih ada empat kasus konfirmasi positif Covid-19 dalam penanganan petugas kesehatan.

Namun hal tersebut tidak berdampak terhadap posisi Kabupaten Mura yang tetap berada di Zona Kuning.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Rawas (Mura),
Hj Mipta Hulummi melalui Ketua Tim Gerak Cepat (TGC) Covid-19 Dinkes Mura, Edwar Zuliyar yang juga sebagai Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), kepada awak media.

Dikatakannya, dari kesemua kasus baru tersebut merupakan kasus import yang diperoleh dari rumah sakit dan disertai dengan penyakit penyerta.

Namun meski demikain, dari penambahan kasus baru tersebut, berdasarkan dari hasil tracking dan hasil swab yang diperiksa belum terjadinya penularan kasus lokal atau transmisi lokal.

“Memang ada beberapa penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 di Mura, tapi tidak berpengaruh dengan posisi Mura dan tetap berada di Zona Kuning. Karena semuanya merupakan kasus import dan belum terjadi transmisi lokal,”jelasnya.

Ia menambahkan, dari beberapa kasus baru tersebut, saat ini ada empat kasus yang masih dalam penanganan kesehatan, tiga diantaranya sedang menjalani isolasi di rumah sakit dan satu diantaranya melakukan isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan ketat oleh petugas kesehatan.

Menurut ia, kasus baru ini ada yang dari klaster karyawan perusahaan yang tinggal di mess dan ada yang dari klaster rumah sakit.

Peningkatan kasus ini telah dilakukan tracking dengan baik dan isolasi mandiri dengan baik. Sehingga tingkat kesembuhan tinggi dan Mura masih tetap dalam zona kuning.

Untuk kedepan lanjut ia, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Mura menjadi terpenting adalah bagaimana masyarakat mampu disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19, mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Kemudian, kesiapan masyarakat untuk isolasi mandiri dengan baik ketika mengalami gejala yang mengarah ke Covid-19.

Mewujudkan ini, Dinkes telah membuat surat pernyataan isolasi mandiri yang harus ditandatangani oleh pasien dan diketahui oleh Puskemas dan Pemerintah setempat diatas materai.

Selain itu, dalam pernyataan tersebut dengan konsekuensi ketika orang yang sedang menjalani isolasi, Namun ternyata keluar rumah, maka petugas keamanan bisa melakukan tindakan penertiban untuk mencegah terjadinya penularan dan diharapkan kepada Pemdes dan Kecamatan bisa memfasilitasi untuk menyediakan rumah sehat atau rumah isolasi bagi masyarakat tidak mampu.

“Jika memang Desa tidak mampu menyiapkan rumah sehat, maka Dinkes melalui Puskesmas harus menyediakan tempat sehat di Puskesmas dengan minimal dua tempat tidur,”tutupnya. (Rls/Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top