Connect with us

DPMPSP Lebih Selektive Kerjasama Investor

Musirawas

DPMPSP Lebih Selektive Kerjasama Investor

MUSI RAWAS LK– Sebagai implementasi berlakunya aturan monotarium ditetapkan pemerintah pusat di tahun 2019 mendatang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Kabupaten Musi Rawas (Mura), melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPSP) akan lebih selektive memilah kerjasama Investor.

Kepastian itu disampaikan, Kepala DPMPSP Mura, Yudi Fachriansyah saat dikonfirmasi, Senin (24/12/2018).

Semua melihat capaian sepanjang tahun 2018, terutama terhadap permasalah minimnya kehadiran investor terutama dibindang perkebunan.

Tentunya, sebagai langkah strategi nantinya dihadapkan tahun 2019 mendatang. Pihaknya kembali lakukan upaya selektive, dalam menjalin maupun mengajak kerjasama para investor hendak membuka usaha beroperasi wilayah kabupaten Musi Rawas (Mura).

“Untuķ soal kerjasama Investor, disini kita hanya memiliki kebijakan menata. Mulai dari mana-mana saja investor sudah bekerjasama. Untuk kita lakukan penertiban, baik izin usaha atau lainnya,” kata Yudi Fachriansyah, Senin (24/12/2018).

Yudi sapaanya menjelaskan, karena itu, dengan melihat juga adanya aturan ketat, kedepan tentunya tahub 2019 mendatang semuanya kita akan lebih selektif menentukan kerjasama  investor.”Itu semua kita daerah patuh  adanya aturan morotarium dan kita tentunya akan lebih selektive guna menentukan layak tidaknya investor bergabung, terlenih lagi menjasi sorotan bagi kerjasama Investor bidang perkebunan,”jelasnya.

Lebih lanjut, Yudi menjelaskan, dari semua adanya aturan diberlakukan. Semuanya tidak lepas pertimbangan pemerintah tidak menyalahi aturan dan paling penting itu tidak menimbulkan sebuah persoalan, terutama erat kaitan keluhan warga masyarakat maupu daerah.
“Sebenarnya kita (Mura/red) tetap buka seluas-luasnya investor ingin berinvestasi. Hanya saja, semuanya investor mesti layak, mulai dari kesiapan investasi. Sehingga, kedepan nantinya tidak terbebankan pemerintah kabupaten (Pemkab).  Artinya kita mesti tidak mengabaikan kepentingan masyarakat dan daerah kita. Jadi tidak serta merta investor miliki banyak modal,” ucapnya.‎
Sedangkan mengenai hal lainya, sambung Yudi menyebutkan bahwa semua menjadi program kerja kedepan. Pertama menyangkut relaisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019 akan tetap memasang target angka Rp.820 juta.
“Begitu juga dengan  persoalan PAD. Itu kita hanya bersandar realisasi punggutan pajak. Adapun salah satu contohnya, kedepan nantinya akan tetap fokus kejar target Rp. 820 juta, pastinya kedepan mulai dari awal tahun segera dilakukan pemetaan potensi. Salah satunya IMB bagi para pemilik perusahaan swasta yang punggutanya lumayan dibanding IMB warga biasa,”tutupnya.(Roem Royen)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top