Connect with us

Disbudpar dan Dewan Juri Festival Lan Serasan Sekentenan Gelar Rapat Bersama

Musirawas

Disbudpar dan Dewan Juri Festival Lan Serasan Sekentenan Gelar Rapat Bersama

MUSI RAWAS LK-Dewan Juri Festival Lan Serasan Sekantenan, menggelar rapat bersama, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), diruang rapat kantor Disbudpar, Kabupaten Mura, Kamis (16/9/2021).

Rapat tersebut tidak lain untuk membahas persiapan sekaligus kriteria penilaian saat, Festival Lan Serasan Sekantenan, yang diperkirakan akan diselenggarakan pada bulan ini.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh, Kepala Disbudpar Kabupaten Mura, Syamsul Djoko Karyono didampingi Kasi Pelestarian Pengembangan Budaya, Emiliah serta kesembilan dewan juri festival.

“Iya, kemarin kita menggelar rapat bersama dengan dewan juri, guna membahas persiapan sekaligus kriteria penilaian lomba nanti,” kata Emiliah, Jumat (18/9/2021).

Emiliah menjelaskan, yang pastinya dari ketiga kriteria lomba yakni, lomba Gitar Tunggal Batang Hari Sembilan, lomba Film Pendek atau Teater dan lomba Pantun. Nantinya, akan dinilai oleh dewan juri yang berkompenten disetiap lomba.

“Jadi, bukan dewan juri yang asal-asalan, melainkan yang sudah berkompeten di lomba masing-masing. Dan setiap satu lomba dinilai oleh tiga dewan juri, artinya ketiga lomba ada sembilan dewan juri,” jelas Emil sapannya.

Lebih lanjut, Emil menjelaskan, festival dilaksanakan bertujuan untuk melestarikan kebudayaan yang ada di Mura. Dan, lomba ini diperuntukan bagi pelajar SMA sederajat, OPD dan juga organisasi atau lembaga kebudayaan dan juga lembaga adat serta seluruh masyarakat Kabupaten Mura.

“Nantinya apabila dibutuhkan di tingkat Provinsi, maka akan kita bawa sebagai perwakilan Kabupaten Mura,”ucapnya.

Lebih lanjut, Emil menjelaskan, untuk pendaftaran dimulai sudah dibuka sejak 16 Agustus lalu dan akan ditutup hingga 20 September mendatang.

Dimana, nantinya setiap peserta harus mengirim vidio ke Disbudpar Mura dalam bentuk soft copy dengan format MP4 dengan minimal resolusi 1920×1080 atau resolusi HD.

Selain itu, dalam festival ini setiap peserta atau kelompok dipersilahkan mengusung judul cerita atau syair masing-masing, namun temanya melestarikan kebudayaan Mura dan tidak dibatasi, hanya saja diberikan tema agar tidak melenceng. Khusus untuk film pendek atau teater, durasi minimal 5 menit dan maksimal 15 menit.

Selanjutnya, setelah pendaftaran ditutup pada 20 September, maka akan dilanjutkan dengan penilaian atau penjurian untuk menentukan pemenang dan langsung diumumkan untuk pembagian hadiah pada 23 September mendatang.

“Untuk hadiah sendiri ada tropi, piagam penghargaan dan juga uang pembinaan dari Disbudpar. Rencana setiap loma diambil tiga besar,”tutup wanita yang mengenakan hijab ini.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top