*Tiga Pos Pengamanan (Pam), diantaranya, Pos Pam Pasar B Srikaton, Pos Pam Simpang Semambang dan Pos Pam Waterboom Terawas, serta Pos Pantau di Objek Wisata Danau Aur
*Siagakan sekitar 83 personel Polres Musi Rawas dan Polsek jajaran serta ditambah sekitar 57 personel dari stakeholder dan intansi terkait
LINGGAUKLIK-Diperkirakan jumlah pemudik khususnya diwilayah Kabupaten Musi Rawas di Tahun 2026, mengalami penurunan sekitar 2,7% atau sekitar lebih kurang 2.500 jiwa dibandingkan dari tahun sebelumnya (2025).
Namun walaupun demikian, Polres Musi Rawas bersama stakeholder dan intansi terkait tetap siaga melakukan pelayanan dan pengamanan diwilayah Kabupaten Musi Rawas.
Hal tersebut dibuktikan serta disampaikan langsung, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, didampingi, Wakapolres, Kompol Hendri SH, Wakil Bupati Musi Rawas, H Suprayitno, para PJU Polres Musi Rawas, saat dikonfirmasi insan pers usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat, “Ketupat 2026”, Dalam Rangka Pelayanan Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan mengusung tema, “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Kamis (12/3/2026).
Diketahui sebelumnya apel tersebut meliputi Pemda Musi Rawas dengan Dinas Terkait diantaranya, Sat Pol PP Damkar, Dishub, Disbudpar, BPBD, Kodim 0406 Lubuklinggau, Kejaksaan Negeri Musi Rawas, Perwakilan Kakankemeng Kabupaten Musi Rawas, Perwakilan Jasa Raharja TK II Lahat, Perwakilan Manager Pertamina Lubuklinggau, Perwakilan PLN Musi Rawas, Perwakilan UPTD Samsat Mura 1, Perwakilan UPTD Samsat Mura 2 dan Senkom Musi Rawas.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, mengatakan bahwa hari ini kita melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat, “Ketupat 2026”, Dalam Rangka Pelayanan Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan mengusung tema, “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Dimana arus mudik ini diperkirakan mengalami penurunan yang lebih 2,7% dari tahun sebelumnya lebih kurang 2.500 orang dan diprediksi untuk mudik ini terjadi peningkatan harus dua gelombang yakni pada arus berangkatnya dua gelombang dan kembali dua gelombang.
“Terkait dengan operasi ini kita telah menyiapkan Tiga Pos Pengamanan (Pam), diantaranya, Pos Pam Pasar B Srikaton, Pos Pam Simpang Semambang dan Pos Pam Waterboom Terawas, serta Pos Pantau di Objek Wisata Danau Aur. Untuk personel yang dilibatkan sekitar 83 personel Polres Musi Rawas dan Polsek jajaran serta ditambah sekitar 57 personel dari stakeholder dan intansi terkait, artinya cukup banyak,” kata Kapolres
Kapolres menjelaskan, untuk kerawanan yang dihadapi dalam Operasi Ketupat ini yakni kita terfokus terhadap jalan yang rusak karena perlintasan dari Sekayu (Musi Banyuasin), hingga dengan Muara Beliti (Musi Rawas), masih banyak jalan yang masih kurang bagus/rusak.
“Dan, untuk daerah Kabupaten Pali hingga dengan Simpang Semambang terjadi beberapa kerusakan ada jalan amblas di dekat Jembatan Ciani daerah BTS Ulu, namun diupayakan personel Polantas dan Polsek BTS Ulu, perbaikan dan pemasangan papan himbaun untuk menghindari kecelakaan lalulintas,” jelasnya
Lebih lanjut, Kapolres menghimbau kepada seluruh pengguna jalan/pemudik bersama masyarakat untuk tetap berhati-hati jika lelah ataupun mengantuk, telah menyediakan beberapa Rest Area diwilayah Polsek-Polsek, baik Polsek BTS Ulu, Polsek Muara Kelingi, Polsek Muara Lakitan dan Polsek STL Ulu Terawas dengan standar pelayanan maksimal.
Diantaranya, adanya tempat istirahat, salat dan kamar mandi serta juga telah menyiapkan beberapa makanan dan minuman ringan untuk pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Dan, kami juga telah melakukan koordinasi dengan kesehatan, apabila ada pengguna jalan lelah ataupun bentuk pelayanan kesehatan bisa untuk diberikan pelayanan,” ucapnya
Kapolres menambahkan, kepada para pemudik Kabupaten Musi Rawas, yang melakukan perjalanan mudik bisa melakukan penitipan barang baik di Polres maupun di Polsek-Polsek jajaran, sehingga dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat ingin melakukan perjalanan mudik, serta mudik tidak was-was berpikir terkait dengan kendaraannya yang akan ditinggalkan dirumah.
Dan untuk masyarakat/pemudik yang akan meninggalkan rumah saat perjalanan mudik. Kami menghimbau pastikan keamanan dan kondisi rumah dalam keadaan baik dan aman, cek kompor, alat-alat elektronik serta jaringan listrik.
“Selain itu, pengaman berlapis untuk pintu maupun jendela dan silahkan untuk disampaikan kepada Bhabinkamtibmas maupun Bhabinsa serta RT, sehingga bisa dilakukan pemantauan serta patroli pada jam-jam rawan,” harapnya.(linggauklik.com)