Connect with us

Di Mura, Harga Cabai Tembus Rp 60 Ribu Per Kg

Musirawas

Di Mura, Harga Cabai Tembus Rp 60 Ribu Per Kg

*Disperindag Akan Operasi Pasar

MUSI RAWAS LK-Melonjaknya harga minyak goreng dan cabai disejumlah wilayah Indonesia, ternyata juga berdampak di Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Hal tersebut dibenarkan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mura, Warindi melalui Kabid Perdagangan, Fatimah saat dimintai keterangan, Jumat (5/11/2021).

“Iya, sama halnya di Kabupaten Mura, harga minyak goreng dan cabai naik, akhir-akhir ini,” kata Fatimah.

Kabid Perdagangan menjelaskan, adapun perbandingan kenaikan harga minyak goreng dan cabai dari Oktober hingga awal November, juga berpengaruh dari lokasi pasar tradisional di Kabupaten Mura.

Oktober, penjualan minyak goreng dan cabai di Pasar Tradisional B Srikaton diantaranya, minyak goreng kemasan Rp 14 ribu per kg, minyak goreng curah Rp 16 ribu per kg, cabai besar kerinting Rp 28 ribu per kg dan cabai besar biasa Rp 28 ribu per kg.

Lalu, penjualan minyak goreng dan cabai di Pasar Megang Sakti seperti, minyak goreng kemasan Rp 17 ribu per kg, minyak goreng curah Rp 16 ribu per kg, cabai besar kerinting Rp 30 ribu per kg dan cabai besar biasa Rp 30 ribu per kg.

Dan, pada November mengalami kenaikan baik di Pasar Tradisional B Srikaton dan Pasar Megang Sakti, rata-rata harga minyak goreng kemasan Rp 18 ribu per kg, minyak goreng curah Rp 18 ribu per kg, cabai besar kerinting Rp 32 ribu per kg dan cabai besar biasa Rp 32 ribu per kg.

“Namun, yang paling tinggi lonjakan harga yakni di Pasar Jayaloka, minyak goreng kemasan Rp 19 ribu per kg, cabai besar kerinting Rp 38 ribu per kg dan cabai besar biasa Rp 60 ribu per kg,” jelasnya.

Kembali, Fatimah menjelaskan, kenaikan harga minyak dan cabai tersebut lantaran stok mengalami kekurangan dari distributor, pengaruh cuaca dan berpengaruh juga dengan mendekati natal dan tahun baru.

“Untuk mengatasi lonjak harga minyak dan cabai, Disperindag akan terus melakukan pembinaan serta akan melakukan Operasi Pasar di empat lokasi di Kecamatan BTS Ulu, Muara Lakitan, Megang Sakti dan Selangit, pada akhir bulan ini, hanya saja akan melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan,” ucap wanita mengenakan hijab ini.

Fatimah berharap, kepada pedagang jangan terlalu menekan menaikan harga dan agar mengimbangi dengan harga distributor, sedangkan untuk para pembeli (konsumen), agar lebih bijak membeli minyak dan cabai dalam artian lebih hemat.

“Disamping itu, mengkonsumsi minyak secara berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top