Connect with us

Bus Damri Akan Melintas Secara Rutin di Mura

Musirawas

Bus Damri Akan Melintas Secara Rutin di Mura

*Perwakilan BPTD dan Damri Cek Jalur Lokasi‎

MUSI RAWAS LK-Bus Damri rencananya akan melintas di wilayah ‎Kabupaten Musi Rawas (Mura), sehingga masyarakat bisa menikmati perjalanan dengan bus tersebut.‎

Hal tersebut dibuktikan, perwakilan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Balai Pengelolah Transportasi Darat (BPTD), Wilayah VII Provinsi Sumsel dan Babel dan perwakilan Damri melakukan cek lokasi jalur di Kabuaten Mura.

Cek lokasi tersebut dilakukan selama dua hari, Rabu (11/9/2019) dan Kamis (12/9/2019), dimana jalur pertama di Terminal Megang Sakti menuju, Megang Sakti, Purwodadi, Tugumulyo hingga Terminal Simpang Priuk.

Kemudian, ‎Terminal Muara Lakitan menuju, Muara Lakitan, Muara Kelingi, Tuah Negeri, Muara Beliti dan akhir Terminal Simpang Priuk.

Hal tersebut dibenarkan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kabupaten Mura, Adi Winata didampingi Sekretaris, Riyadi membenarkan adanya perwakilan BPTD dan Damri yang datang untuk melakukan cek jalur di Mura.

“Iya, ada perwakilan dari BPTD dan Damri yang sengaja datang untuk melakukan cek jalur,” kata Adi sapaanya, Jumat (13/9/2019).

Adi menjelaskan, sebenarnya mengenai bus Damri akan melintas di Kabupaten Mura sudah diusulkan pada April 2017 lalu, namun‎ pada akhir tahun 2019 ini pihak BPTD dan Damri turun dan melakukan cek lokasi.‎

“Pastinya sangat bersyukur, nantinya apabila bus Damri melintas di Kabupaten Mura, setidaknya bisa membantu masyarakat Mura dalam perjalanan angkutan darat,” kata mantan Camat Muara Lakitan ini.

Adi menjelaskan, sebelumnya ada lima pengusulan jarak lintasan yang akan dilintasi Damri diantaranya, Muara Lakitan, Muara Kelingi, Tuah Negeri dan Muara Beliti.

Kemudian, STL Ulu Terawas, Sumber Harta, Tugumulyo dan Muara Beliti. Lalu, Megang Sakti, Purwodadi, Tugumulyo dan Muara Beliti.

Selanjutnya, Tuah Negeri, Tugumulyo, dan Muara Beliti, dan terakhir TPK menuju Muara Beliti.

“Namun, ada dua rencananya akan dilintasi yakni, ‎Muara Lakitan, Muara Kelingi, Tuah Negeri menuju Terminal Simpang Priuk dan ‎Megang Sakti, Purwodadi, Tugumulyo dan Terminal Simpang Priuk,” ucapnya.‎

Sementara itu, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui BPTD Wilayah VII Provinsi Sumsel dan Babel, Bantoro mengatakan bahwa rencananya akan ada dua rute mulai dari Terminal Megang Sakti menuju, Megang Sakti, Purwodadi, Tugumulyo hingga Terminal Simpang Priuk dengan jarak sekitar 50 Km.‎

Kemudian, Terminal Muara Lakitan menuju, Muara Lakitan, Muara Kelingi, Tuah Negeri, Muara Beliti dan akhir Terminal Simpang Priuk dengan jarak sekitar 73 Km.

“Ia, setelah dilakukan cek lokasi akan ada jalur atau Trayek yang akan dilintasi bus Damri,” kata Bantoro saat dimintai keterangan usai cek lokasi.

Bantoro menjelaskan, diperkirakan akan mulai difungsikan pada awal tahun 2020 mendatang, namun selanjutnya akan dilakukan kembali survei lokasi kembali pada akhir tahun 2019 ini.

Namun, nantinya selama dua tahun akan dilakukan bermula secara perintis kemudian akan dilihat dari hasil selama dua tahun tersebut hingga bisa dilanjutkan secara komersil.

“Rencananya, ada 2020 mendatang, namun untuk tahap awal akan dilakukan secara perintis dan akan dilanjutkan secara komersil,” jelas pria ini.

Bantoro

menambahkan, selama 2019 ini khusus diwilayah Provinsi Sumsel sudah ada emat trayek diantaranya dua di Banyuasin dan dua di Prabumulih.

“Selanjutnya, di Bangka Belitung ada enam trayek diantaranya, empat di pulau Bangka dan dua pulau Belitung,” tutupnya.‎

Kemudian, Perwakilan Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Damri), Bambang menambahkan rencananya satu lintasan dua armada (Bus), artinya akan ada empat armada yang akan melintas di wilayah Kabupaten Mura.

“Namun, itu semua masih menunggu dari pihak BPTD, kita hanya menunggu, apabila sudah siap, maka kami juga siap menurunkan armada (bus),” kata Bambang.

Bambang menjelaskan, mengenai armada ukuran medium (tiga perempat), dengan merek Hino atau Mitsubshi dengan isi ‎kafasitas 19 hingga 20 penumpang, dengan kondisi tempat duduk dua-dua dan full ac.

“Pastinya bisa membuat penumpang nyaman dalam perjalanan,” tutup Bambang.(Roem)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top