Connect with us

Berkas ASN Di Setda Mura Diverifikasi 

Musirawas

Berkas ASN Di Setda Mura Diverifikasi 

MUSI RAWAS LK– Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura), melalui tim ferivikasi tergabung dari staf Bagian Umum Kepegawaian bersama bagian umum setda Mura memanggil satu persatu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Sekretariatan Daerah Mura (Setda Mura).

Pemanggilan sendiri, masing-masing ASN menyerahkan berkas hasil Standar Kompentensi yang kemudian dilakukan verifikasi berkas maupun aturanya.

Demikian disampaikan, Sekretaris Daerah (Setda) Mura, Ec. Priscodesi melalui Kabag Organisasi, Amin Subagia, Senin (30/11/2020)

Amin Subagia menjelaskan, digulirkan tahapan verifikasi dari pada standar kompetensi. Hak ini untuk menindaklanjuti berlasungnya pelatihan dan penyusunan standar kompentensi jabatan bagi para ASN yang bertugas dilingkup Setda Mura.

“Sampai saat ini, verifikasi berkas ini diikuti 10 bagian lingkup di Setda Mura,” kata Amin sapaanya.

Lebih jauh, pria dahulu mantan Kabag Mutasi  BKPSDM Mura ini menjelaskan, tujuan dilasungkanya tahapan verifikasi Standar Kompetensi, ini mengacu sesuai aturan yang berlaku.

Setelah dilasungkan tahapan pelatihan dan penyusunan standar kompetensi jabatan, setidaknya, bagian organisasi bersama dengan bagian umum kepegawaian memastikan segala sesuatu mengenai persyaratan administrasi ataupun aturan sehingga kedepannya tidak ada kendala.

Kemudian, paling lambat di Minggu pertama Desember ini semua sudah selesai diverifikasi. Kemudian, nantinya akan menyerahkan hasilnya ke lembaga administrasi negara yang dititipkan bagian pengembangan Sumber Daya Manusi (Bag-SDM) BKPSDM Mura.

“Yang jelas, penyertaan verifikasi Standar Kompentesi ASN hanya sebagai Istrument, yang kemudian disahkan kepada lembaga  Administrasi negara, barulah BKPSDM menerima berkas dan diterbitkan SK bupati,” ucapnya.

Kembali ia menjelaskan, untuk secara teknis, tahapan verifikasi standar kompetensi ini berlaku untuk semua, baik pejabat eselon III dan IV maupun sampai eselon II.

Bagian organisasi melakukan verifikasi, melalui pengolahan aplikasi berbasis teknologi berdasarkan penilaian Analisasis Beban Kerja (ABK) bersaman dilengkapi dokumen kompentensi jabatan.

“Jika ASN dengan jabatan Esellon II dan ASN tersebut telah dilengkapi sertivikasi Standar Kompetensi. Paling tidak, nantinya sudah menjadi satu syarat mutlak bagi ASN tersebut bisa mengikuti seleksi lelang jabatan masuk bursa menjabat sebagai kepala dinas,” tutupnya.(Roem)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top