Connect with us

Antisipasi Tikus, Sawah Dipagar Keliling

Musirawas

Antisipasi Tikus, Sawah Dipagar Keliling

MUSI RAWAS LK-Mengantisipasi terjadinya serangan hama tikus, para petani di Kelurahan B Srikaton Kecamatan Tugumulyo memagar lahan

persawahannya dengan menggunakan plastik. Bukan hanya pagar saja, namun juga dipasang perangkap tikus.

“Bukan hanya pemasangan pagar saja, namun pada jalanan tikus juga dipasang perangkap. Sehingga tikus selain tidak masuk ke petak sawah, namun masuk keperangkap dan petani bisa membunuh tiksunya,” ujar PPL B Srikaton, Heru Adi Wijaya.‎
Menurut ia, pemasangan pagar keliling petak sawah dengan plastik, merupakan cara yang ampuh untuk mencegah serangan hama tikus. Namun harus diiringi dengan pengumpanan dan pengemposan, sehingga populasi hama tikus juga bisa ditekan semaksimal mungkin.
“Kalau dipagar seperti itu sifatnya hanya individual saja, hama tikus tidak cukup seperti ini. Namun harus kompak, sehingga populasi hama tikus benar-benar berkurang. Seperti dilakukan gropyokan dan pengomposan,” singkatnya.
Pemagaran petak sawah dengan paltisk, bukan hanya dilakukan di Kecamatan Tugumulyo, namun juga dilakukan di Kecamatan Megang Sakti dan Purwodadi. Petani pun sudah membuktikan, jika hal ini memang efektif.
 “Sebelumnya kami tidak berminat untuk memagar sawah, namun setelah tanam dan padi sudah berumur dua minggu tanaman padi mulai dicabuti dan dipotongi oleh tikus, jadi mau gak mau harus dipagar,” ungkap Marno (45) salah seorang petani di Kecamatan Megang Sakti‎.

Menurut ia, pemagaran menggunakan plastik sangat efektif untuk mencegah serangan hama tikus. Namun harus mengeluarkan modal yang lebih besar.

“Kalau saya sendiri menghabiskan uang Rp 1 juta, tapi benar-benar tikus gak bisa masuk ke sawah karena tikus gak bisa manjat plastik yang licin,” tuturnya.

Ditambahkannya, plastik yang dipilih merupakan plastik yang tebal, sehingga bisa bertahan hingga 2-3 musim tanam.

“Kalau plastik tipis, bisa bolong dimakan tikus, kalau sudah bolong tikus masuk dua saja. Maka sangat berbahaya dan tidak bisa keluar lagi tikus tersebut imbuhnya,” tutupnya(Roem Royen)‎

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top