Connect with us

Akhir Desember, Perluasan Auditorium Ditarget Rampung

Musirawas

Akhir Desember, Perluasan Auditorium Ditarget Rampung

Diberi Kelongaran 50 Hari,  Lewat Rekanan Didenda

MUSI RAWAS LK– Memasuki pengunjung akhir tahun 2018, masih ada terdapat sejumlah proyek pembangunan fisik belum terselesaikan.
Salah satunya, pembangun perluasan Auditorium Kantor Bupati Musi Rawas (Mura), belum juga selesai dikerjakan.
Hanya saja, menyikapi hal tersebut. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Tata Ruang Pengairan (DPU-CKTRP), Kabupaten Mura, Ristanto Wahyudi mengklaim hingga batas waktu akhir Desember 2018. Semua pengerjaan pembangunan perluasan Auditorium sudah mesti rampung.
Diakuinya, bahwa mengenai realisasi  pembangunan perluasan Auditorium sudah berjalan sesuai aturan. Dimana, dalam prosesnya sendiri. Pembangunan dikerjakan oleh pihak rekanan, dengan semua pembiayaan dianggarakan Apbd Induk tahun 2018.
“Hanya saja, sampai dengan batas pertengah Desember pengawasan pihaknya. Pengerjaan dikawatirkan terlambat, dan semuanya terkendala bahan material ornament gedung baru lambat dipesankan,” kata Ristanto Wahyudi, Jumat (28/12/2018).

Ristanto sapaanya menjelaskan, perluasana sendiri Auditorium sendiri dengan konsep menambah luas areal gedung dan penambahan bangunan dua lantai.

Namun, kalau melihatnya memang akan terjadi keterlambatan. Walaupun, memang belum lama kita telah lakukan pertemuam baik  ppk, tpk dan rekanan itu disepakati rekanan diberi waktu 50 hari. Jika tidak selesai, maka didenda 1 permil perhari.

“Jadi rekanan kami beri waktu 50 hari untuk menyelesaikannya,” tegas Ristanto.‎

‎Lebih lanjut, Ristanto menjelaskan, dilakukan pengambilan kebijakan sudah sesuai pertimbangan. Dimana, pihak rekanan sudah bekerja, walaupun terkendala yakni ornamet lambat dibeli.

“Namun saat ini sudah ada, hanya  tinggal dipasangnya saja. Sekali lagi, kalaulah sampai batas waktu 50 hari itu tidak juga selesai maka rekan kita denda. Dan tahun 2019 sekitaran Maret sudah bisa dilanjutkan tahap lelang dilajutkan pengerjaan tahap kedua. Hingga batas akhir 2019 Auditorium sudah harus bisa digunakan,” ucapnya.‎Ristanto menambahkan, Adapun mengenai berapa besaran anggara telah dikeluarkan, pembangunan auditorium tahap pertama. Disebutkan Ristanto, bahwa semuanya untuk tahap pertama yakni tahun  2018 pemda anggaran Rp. 6 Miliar.

“Sedangkan untuk ditahap, pembangunan dimulai awal tahun 2019 itu telah dianggarkan sekitar 4.5 Miliar,”ucapnya.

Ristanto menambahkan, mengenai keseluruhan pembanguan auditorium beres dibangun. Hampir sama dengan pembangunan fisik lainnya.

“Semuanya di 31 Desember 2019 nanti pembangunan yakn interior maupun lainya sudah mesti diselesaikan. Sehingga, paling tidak awal tahun 2020 Auditorium sudah bisa digunakan sepenuhnya kepentingan kegiatan pemerintahan,”tutupnya.(Roem Royen)‎

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top