Connect with us

6000 Pekerja Belum Tergabung Jamsos BPJS Ketenagakerjaan‎

Musirawas

6000 Pekerja Belum Tergabung Jamsos BPJS Ketenagakerjaan‎

MUSI RAWAS LK– Dari 16 ribu pekerja di 130 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Musi Rawas (Mura) ini, namun lebih kurang 6 ribu pekerja yang belum termasuk anggota dalam jaminan sosial (Jamsos), khususnya BPJS Ketenagakerjaan.

Hal tersebut, dibenarkan,  Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mura, H Yapan Selamet, melalui Kasi Persaratan Kerja dan Jaminan Sosial, Linda Mardalena mengatakan bahwa  padahal untuk jamsos, seperti BPJS Ketenagakerjaan sudah menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk diberikan kepada pekerja, sehingga sudah menjadi hak bagi pekerja.

“Itu semua sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan,  serta UU Nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS keteenagakerjaan,” kata Linda Mardalena, Kamis (13/12/2018).

Linda sapaanya menjelaskan, k‎alau untuk di Mura ada 130 perusahaan, dimana 25 diantaranya perusahaan besar, dengan jumlah pekerja lebih kurang mencapai 16 ribu.

“Hanya saja, dari 16 ribu pekerja tersebut lebih kurang 6 ribu pekerja belum mendapatkan kartu BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Linda.

Lebih lanjut, Linda menjelaskan, namun untuk BPJS Ketenagakerjaan lebih dipruntukan untuk perusahaan-perusahaan besar.

Sedangkan untuk perusahaan kecil, yang kemungkinan belum mampu untuk mengikutsertakan pekerjanya dalam BPJS Ketenagakerjaan. Dimana data tersebut, didapat dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Karena biasanya perusahaan ini langsung ke BPJS Ketenagakerjaan. Namun dari hasil laporan BPJS Ketenagakerjaan hingga kini masih ada lebih kurang 6 ribu Pekerja yang belum mendapat Jamsos BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.
Linda menambahkan, mengingat masih banyaknya pekerja yang belum mendapat Jamsos. Maka upaya yang dilakukan, kedepan pihaknya akan mengeluarkan surat edaran terhadap perusahaan yang belum mendaftarkan Pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.
“Kita upayakan agar pekerja yang belum mendapat BPJS Ketenagakerjaan ini mendapatkan haknya. Untuk itu kita akan keluarkan surat edaran, dan jika memang hal itu tidak dipenuhi maka kedepan akan kita berikan sanksi baik administrasi hingga pencabutan izin operasionalnya,” tutup wanita ini.(Roem Royen)

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top