Connect with us

37 TKI Asal Mura Jadi ART ‎

Musirawas

37 TKI Asal Mura Jadi ART ‎

MUSI RAWAS LK– Berdasarkan hasil evaluasi pendataan terakhir, lebih kurang 37 orang pencari kerja (Pencaker) rata-rata wanita memilih bekerja diluar negeri sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI).

Menariknya lagi, puluhan pencaker mengadukan nasibnya menjadi asisten rumah tangga (ART). Masing-masing berada di Hongkong, Malaysia dan Singapore.

Kepastian itu disampaikan, Kadisnakertrans Mura Yapan Selamet melalui kepala seksi (Kasih) Informasi Pasar Kerja Suri Herlina ketika dibincangi, Rabu (9/1/2019).
‎‎

Diakuinya, dari setiap tahunnya. Seluruh daerah, tak terkecuali di Kabupaten Musi Rawas (Mura) terdapat aktivitas warga masyarakat mengurus persyaratan administrasi kerja yakni AK 1. A.

Adapun, selain melamar bekerja disebuah perusahaan. Sebagian besar pelamar juga mengurus AK 1 terjunn bekerja diluar negeri, maupun pengajuan berkas izin bekerja mendaftarkan diri menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI).

“Berbicara TKI, setidaknya sepanjang tahun 2018 tercatat ada sebanyak 37 orang pencaker warga, telah berangkat Jadi TKI diluar negeri. Rata-rata, semuanya wanita dengan tujuan bekerja sebagai pembantu, asisten rumah tangga (ART) tujuan Hongkong, Malaysia dan Singapore,”terangnya.
Tidak hanya itu, bahwa dari sebanyak puluhan TKI semua berasal merata sejumlah wilayah kecamatan Megang Sakti, Tugumulyo, Muara Kelingi dan Purwodadi.
“Adapun, syarat menjadi TKI pertama ijazah terakhir, kemudian syarat surat ijin orang tua. Pembuatan, surat keterangan sehat medikal test laboratorium. Termasuk wajib, melaporkan paspor dan agent resmi,”ucap wanita berhijab ini.
Selain itu, berkaca mata pengalam yang ada. Semua persyaratan menjadi TKI. Warga mesti lengkapi kepemilikan paspor selam 2 dua tahun.
Diawal tahun 2019, belum ada warga mengurus kelengkapan menjadi TKI.Namun untuk diketahui mengenai besaran gaji dinegara berrbeda-beda, di Hongkong gajinya Rp 7 juta, Malaysia Rp. 5.5 juta dan Singapore sekitar Rp.4.5 juta.

“Namun untuk massa waktu bekerja sebagai TKI hanya 2 tahun, lebih dari itu, melanggar aturan,” tutupnya.(Roem Royen)‎

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top