Connect with us

35 ASN Mura Mutasi Keluar Daerah ‎

Musirawas

35 ASN Mura Mutasi Keluar Daerah ‎

MUSI RAWAS LK– Hingga mendekati penghujung Januari 2019, belum ada satu pun pegawai ajukan usulan pindah.

Namun, sepanjang tahun 2018, tercatat sebanyak 78  Aparatur Sipil Negara (ASN), bekerja dilingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Mura yang telah dimutasi. ‎Bahkan, 35 ASN diantaranya pindah tugas keluar daerah.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mura, H Rudi Irawan Ishak melalui Kabid Mutasi dan Kepangkatan, Amin Subagja saat dimintai keterangan diruang kerjanya, sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (24/1/2019).

Dijelaskanya, bahwa setiap tahunnya masing-masing pemda tak terkecuali pemkab Mura, melalui BKPSDM mengkordinir kegiatan mutasi pegawai khususnya bagi ASN.

Adapun realisasi mutasi kerja sendiri terbagi dua kategori, yakni mutasi pindah dan mutasi pegawai dari luar hendak bergabung di istansi lingkup pemkab Mura.

“Memang sampai januari tahun ini, belum ada ASN ajukan usulan mutasi. Hanya saja, ditahun 2018, ada 78 ASN telah dimutasi yang mana sebanyak 35 orang mutasi keluar, mulai dari pindah tugas ke pemda provinsi, kabupaten/kota diluar Sumsel, ada berpindah ke pemkot palembang, kota lubukliggau, kabupaten Pali, dan juga kabuapten empat lawan. Sedangkan, sisanya sebanyak 43 orang ASN mutasi bergabung ke Pemkab Mura,”terangnya.
Amin sapaanya menjelaskan, hampir sama seperti tahun sebelumnya, diajukan berpindah tugas ASN sendiri sebagian besar masih didominasi alasan nomatif, ajukan pindah mendekatkan diri dengan keluarga. Mengurus orang tua, dan ada juga ketertarikan ASN pindah mengabdi pulang kedaerah asal.
“Berbicara soal mutasi ASN. Yang kita ketahui mutasi bisa mengusulkan dan juga mutasi diajukan pimpinan. Adapun mutasi sendiri, ASN juga harus penuhi berbagai persyaratan pertama mutasi Iternal (Dalam/red) syaratnya ASN melampirkan rekomendasi kepala opd baik sekarang maupun opd yang ditujuh, kemudian dilihat posisi ditempati ASN yang ditujuh,” ucap Amin.

Kembali, Amin menjelaskan, sedangkan untuk mutasi keluar, ASN harus lengkapi usulan yakni rekomendasi pejabat peminda kepegawaian ditujuh.

“Adapun untuk ketentuan lainnya yakni setelah dinyatakan mutasi, pertama soal gaji terutama bagi mutasi keluar itu ASN tetap menerima gaji di tempat asal, selagi SK mutasi belum dikeluarkan,” kata Amin.‎

Lebih lanjut, Amin menjelaskan, adapun, mengenai teknis mutasi dipenuhi, secara umum mutasi disetujui semua ASN bersangkutan mesti melengkapi persyaratan.
“Kita BKPSDM, sifatnya kordinir pegawai mengajukan mutasi, mulai dari masuk atau keluar. Namun paling menjadi catatan utama itu, untuk mutasi masuk. Dimana bagi yang ingin bergabung menjadi pegawai pemkab Mura. ASN selain mengajukan persyaratan, mesti mengikuti sejumlah tahapan seleksi mulai dari lolos seleksi administrasi, kedua lolos test tertulis, lolos tes narkoba, empat bebas hukuman disiplin, lima ada rekomendasi PPK dan paling penting ketersedian formasi,”paparnya.

Sementara disinggung mengenai, jumlah terakhir keberadaan ASN?

“Tahun 2017 ada 6203 ASN dan untuk tahun 2018 berjumlah 5946, namun apabila dilihat dari data tersebut mengalami penurunan,” tutup Amin.(Roem Royen)

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top