Connect with us

2019, DPU-CKTRP Fokuskan Pembangunan AC

Musirawas

2019, DPU-CKTRP Fokuskan Pembangunan AC

MUSI RAWAS LK-Di 2019,‎ Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura), melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Tata Ruang Pengairan (DPU-CKTRP), memfokuskan untuk menuntaskan penataan Kawasan Argopolitan Center (AC) sebagai ibu kota kabupaten.

Kepastian itu disampaikan, Kepala DPU-CKTRP Mura, Ristanto wahyudi saat dibincangi.‎Dari semua menjadi tugas dan fungsi (Tupoksi), dari DPU-CKTRP, sangatlah cukup luas. Tidak hanya, gulirkan program pembangunan fisik berupa gedung, perkantor, namun, sudah menjadi program skala prioritas pembangunan di tahun 2018.

Pihaknya telah memulai penataan mempercantik wajah keberadaan wajah ibu kota Kabupaten, diantaranya, dengan telah membangun keberadaan fasilitas Air Mancur Argopolitan, kemudian mendirikan alun-alun taman beregam. Bersama secara bertahap telah, memperbaikan menuntaskan kerusakan Masjid Agung Mura Darussalam.

“Untuk program pembangunan menjadi skala prioritas kita ditahun 2019. Tentunya, kita DPU-CKTRP ‎sudah memulai sejak tahun 2018 lalu massa kepemimpinan, Bupati, H2G telah diselesai dan berpindahnya kantor bupati Muara Beliti. Sehingaa, waktu bersama pula kita sudah memulainya, dengan telah membangun sejumlah fasilitas muladi dari air mancur, mebenahi alun-alun tanam kota, pelebaran jalan, maupun juga perbaiki Masjid Agung Mura Darussalam. Nah, ditahun 2019 ini semua kita akan fokus tuntaskan. Sehingga, benar-benar kawasan Argopolitan Center (AC) menjadi ibu kota mempunyai ciri khas tersendiri,”kata Ristanto Wahyudi.
Lebih jauh, Ristanto menyebutkan bahwa dalam realisasi terwujudnya pembangunan. Semuanya secara garis besar pembiayaan murni APBD kabupaten setiap tahunnya.
“Jika ditanya, semua realiasasi sejauh ini. Beban pembiayaan pembangunan percantik wajah ibu kota. Semuanya murni mengunakan APBD, dan selain penataan, ada juga fokus beberapa program lainnya penyediaan dari pada  pelayanan listrik, penyediaan air bersih maupun juga pembangunan fasilitas irigasi kepentingan pertanian,” jelasnya.

Disinggung, seberapa penting penataan ibu kota, sehingga menjadi program skala prioritas?

“Semua program pembangunan fisik maupun non fisik semua penting dan sudah sesuai dengan perencanaan daerah. Jika ditanya penataan wajah ibu kota itu,  program dijagokan. Tentunya, kami pikir semuanya program pembangunan itu semuanya penting. Yang jelas, kedepanya. Paling tidak tahun 2020, alun-alun ibu kota akab viral se Indonesia. Bukan lagi tingkat provinsi Sumsel,”tutupnya.(Roem Royen)

Continue Reading
You may also like...
1 Comment

1 Comment

  1. Anwar syaipul

    27 Oktober 2019 at 23:37

    Knpa smpr skrg wajah it masih suram persis redup pdhl dsna bs djadikan ajang nongkrong ank2 muda dngn dtmbh tmpt sprt tmpt jajanan wktu mlm, sktr jln agropolitan smpe perbtsn linggau dibngun jln lebar lampu lebih bnyk lgi br mrk tdk takt ke agro dn satu polisi bkrjsma jgn nakuti sgn razia jdi msyrkt takut jk mo ksna dgn alsn

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top