Connect with us

2000 Orang Penyandang Disabilitas di Mura

Musirawas

2000 Orang Penyandang Disabilitas di Mura

MUSI RAWAS LK– Berdasarkan data dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Musi Rawas (Mura), penyandang disabilitasi di Kabupaten berselogan Bumi Lan Serasan Sekantenan ini secara keseluruhan mencapai 2.000 orang, baik disabilitasi yang masih produktif dan tidak produktifitas.
Kepala Dinsos Mura, Agus Susanto, melalui Kabid Rehabilitasi Sosial, Muslimin didampingi Kasi Kasi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabolitasi Lindawati mengatakan, dari 2.000 penyandang disabilitas di Kabupaten Mura, sebanyak kurang kebih 1.000 diantaranya masih produktif.
“Sedangkan sisanya itu sudah tua dan ada yang masih kecil, sehingga dikatakan tidak produktif. Yang dikatakan di produktif, itu yang masih bisa bekerja dan tidak bergabung dengan orang lain,” kata Lindawati, Jumat (30/11/2018).
Lindawati menjelaskan, sedangkan untuk bantuan yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura) dalam hal ini Dinsos di 2018 ini sudah memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas di Kabupaten Mura berupa kursi roda sebanyak 10 unit, gerobak gorengan empat unit, open pembuatan kue, mikser dan gilingan mie serta nampan dua paket.
“Selain itu, mesin penetas telur tiga unit, tongkat keruk ketiak dua pasang, mesin jahit serbaguna tiga unit, mesih jahit biasa satu unit, tongkat struk satu pasang, alat bantu dengar lim unit, usaha ekonomi prokduktif (UEP) berupa warung manisan delapan paket. Dimana semua bantuan tersebut sudah terealisasi,” jelasnya.
Hanya saja lanjut ia, untuk bantuan tersebut diberikan secara merata, baik kepada penyandang disabilitasi yang masih produktif dan tidak produktif. Sebab untuk penyandang disabilitasi yang tidak produktif, maka usaha tersebut akan dikelola oleh keluarganya.
“Kalau untuk pengajuan bantuan melalui proposal baik yang disampaikan langsung oleh yang bersangkutan langsung atau pihak desa. Namun sebelum bantuan itu diberikan, maka kita turun langsung kelapangan untuk memastikan layak atau tidak mendapat bantuan tersebut,” jelasnya.
Ditambahkannya, pemberian bantuan tersebut sudah menjadi agenda rutinitas disetiap tahunnya, sesuai dengan proposal yang diajukan dan kuotanya tidak pastikan. Namum yang pasti menyesuai dengan kemampuan anggaran yang ada. Selain bantuan fisik dan usaha, pihaknya juga memberikan pelatihan peningkatan keterampilan individu bagi penyandang disabilitas.
“Dimana bantuan tersebut yang bekerjasama dengan Panti Bina Daksa di Palembang. Kalau tahun ini ada dua orang yang kita ikutkan pelatihan, yakni dibidang keterampilan elektronik dan pencukuran. Namun untuk tahun-tahun sebelumnya, sejak di 2016 sebanyak sembilan orang, 2017 sebanyak enam orang,” tutupnya. (Roem Royen)

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top