Connect with us

186 Bendahara Desa Dibubarkan

Musirawas

186 Bendahara Desa Dibubarkan

MUSIRAWAS LK-Sebanyak 186 bendahara disetiap desa di Kabupaten Musi Rawas (Mura), akan dibubarkan.

Pembubaran tersebut berdasarkan peraturan menteri dalam negeri (Pemendagri) No 20 Tahun 2018, tentang pengelolaan keuangan dana desa (DD) ‎sekaligus Perbup No. 93 tahun 2018.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Mura Mefta Jhoni melalui Kabid Fasilitasi Penyelengaraan Dana Desa (DD), Alexander Zulkarnaen saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Seluruh bendahara yang ada didesa akan dibubarkan dan nantinya yang berwenang mengelolah keuangan desa, akan dilakukan oleh kaur keuangan di masing-masing pemerintah desa (Pemdes).

“Hal ini, meneruskan kebijakan pemerintah, terhadap adanya aturan baru. Maka kita memanggil seluruh 186 kades, guna hadir mengikuti sosialisasi terkait Permendagri No. 20 tahun 2018 maupun Perbup No 93 tahun 2018. Ini semua dilakukan bertujuan pemberitahuan terkait aturan main pengunaan dan pengelolaan dana desa (DD) tahun 2019 mendatang,”kata Alexader Zulkarnain, Selasa (13/11).‎

Alex sapaanya menjelaskan, ‎berbicara terkait pengelolaan dari pada DD diatur sesuai aturan berlaku yakni peraturan menteri dalam negeri (Permedagri).

Dan, sebagai kesiapan realisasi DD tahun 2019 mendatang. Pemerintah menetapkan pengesahan, permendagri No 20 tahun 2018, tetang pengelolaan keuangan dana desa (DD).

Dimana, dalam aturan sendiri terdapat revisi menghapuskan keberadaan peran Bendahara Desa dari struktural pemerintahan desa (Pemdes).

“Begitu pula sebagai terusanya pemerintah kabupaten (Pemkab) Mura mengambil kebijakan, dengan  keluarkan peraturan bupati (Perbup) No 93 tahun 2018 tentang mekanisme, pergantian tugas bendahara ditunjukan kaur keuangan sebagai pengganti kebijakan pengelolaan keuangan realisasi DD,” jelas Alex.

Lebih lanjut, Alex menjelaskan, peraturan yang telah dibuat. Tidak lain agar seluruh kades dan perangkatnya mengetahui secara  jelas semuanya, mulai dari mekanisme pengunaan atau pengelolaan DD.

“Sosialisasi kita lakukan, tugas paling utama bagi kades dan perangkatnya. Agar semua menjadi tugas dan fungsi (Tupoksi) terhadap pengelolaan DD bisa berjalan transparaan akauntabel disiplin tertib anggaran,”katanya.

Selain itu, kembali mengenai kegiatan sosialisasi sendiri. Sambung Alexander, dalam pelaksanaa sosialisasi berlangsung selama dua hari dengan sistem gelombang. ‎Dari 186 desa, masing-masing dibagi enam sampai kecamatan hadir.

“Sedangkan kegiatan sosialisasi, kades yang hadir semuanya. Dimana, dari 186. Dengan dua hari kegiatan pertama sudah ada puluan kades berasal 8 kecamatan, Dan untuk tadi (kemarin/red) itu ada juga sebanyak puluhan kades berasal, Kecamatan Muara Lakitan, Muara Kelingi, BTS Ulu, Sukakarya dan Muara Beliti hadir,”tutup Alex.

Sementara itu, Kades Karya Sakti Kecamatan Muara Kelingi, Alpian mengatakan, setiap tahun namanya aturan, terus adanya perbaharuan. Namun, itu semua sama saja.

Apalagi soal penghapusan bendara desa yang digantikan kaur keuangan. Tentunya, harus mesti dilakukan. Jadi, tidak hanya sekedar menjalankan. Namun, kaur keuangan justru lebih mengetahui pengunaan juga harus bisa mempertanggung jawab atas keuangan desa telah dipergunakan

“Adanya giat sosialisasi dirinya dan kades lain merasakan terbantu, sebagai pembekalan terhadap teknis pengelolaan DD sendiri. Begitu pula, terkait dihapuskanya bendahara desa dirinya bersama perangkat desa merealisasikan semua sudah menjadi aturan hukum berlaku,”kata Alpian.(Roem Royen)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top