Connect with us

14 Rumah Warga Terendam Banjir‎

Musirawas

14 Rumah Warga Terendam Banjir‎

*Akibat Luapan Sungai Senaro‎

MUSI RAWAS LK-Bencana banjir kembali mengenangi 14  rumah warga di Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Banjir tersebut diduga akibat meluapnya Sungai Senaro, dikarenakan hujan lebat sehingga Sungai Senaro tak mampu menampung debit air yang tinggi.

Berdasarkan data yang diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas (Mura), ke-14 rumah warga tersebut yakni di Desa Senaro, yakni rumah, Irvan Suyadi dengan kedalaman air mencapai 30 Cm, Juanaidi kedalaman mencapai 60 Cm dan Efiandi dengan kedalaman mencapai 60 Cm.
Kemudian untuk 11 rumah warga lainnya di Dusun IV, Desa Megang Sakti II, rumah milik Suharno, Mastur, Rinto, Rasuardi, Baharudin, Suparno, Slamet, Alben Sitanggang, Eflandi dan Bakardin serta Helmi.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Mura Paisol mengatakan bahwa,  meluapnya air Sungai Senaro pada Jumat (7/12/2018).

Dimana curah hujan yang turun dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Mura, hingga menyebabkan Sungai Senaro meluap sehingga mengakibatkan 3 rumah terendam banjir dengan ketinggian antara 30-60 cm yang berada di Desa Senaro Kecamatan Megang Sakti.

Kemudian lanjut ia, disamping tiga rumah tersebut, 11 rumah warga lainnya juga ikut terendam banjir dengan ketinggian antara 30-100 Cm yang berada di Desa Kampung 4 Megang Sakti II Kecamatan Megang Sakti.
Mendapat informasi tersebut, personil BPBD Mura yang tetgabung dalam aregu 2 TRC BPBD Mura yang dipimpin oleh Kasi Kedaruratan dan Logistik langsung menuju ke lokasi untuk melaksanakan pendataan serta kaji cepat mengenai kejadian tersebut.
Untuk sementara ini, dari hasil pendataan dan kaji cepat BPBD Mura dilapangan, dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk siaga dan waspada bila debit air naik dan segera melaporkan ke BPBD Mura untuk melaksanakan tindakan selanjutnya.
Terlepas dari itu sambung ia, mengingat curah hujan yang terjadi saat ini cukup tinggi untuk di Kabupaten berselogan Bumi Lan Serasan Sekantenan ini, sehingga kondisi debit sungai besar di Mura mengalami peningkatan.
“Untuk itu, dari status waspada banjir, kita tetapkan Mura saat ini status siaga banjir. Karena hasil dari pemantauan di sejumlah sungai besar di Mura ini mengalami kenaikan. Jadi saat ini status Mura siaga banjir,” kata Paisol, Jumat (7/12/2018).
Paisol menjelaskan, namun untuk wilayah lainnya seperti di Muara Lakitan dan Kecamatan Muara Kelingi yang menjadi langganan banjir disetiap tahunnya, belum terkena imbasnya.
“Tetapi dari hasil koordinasi dengan warga yang langganan banjir, seperti di Muara Kelingi saat ini banjir baru menyasar jalan dan belum sampai masuk ke rumah warga. Tapi kalau malam ini hujan deras dan merata, terutama di wilayah Empat Lawang, maka kemungkinan besar banjir akan masuk kerumah warga,” tutupnya. (Roem Royen)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top