Connect with us

Satgas Karhutla Dibubarkan, BPBD Tetap Siaga

Musirawas

Satgas Karhutla Dibubarkan, BPBD Tetap Siaga

MUSI RAWAS LK- Tim Satuan Tugas (Satgas) pencegahan dan penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Musi Rawas (Mura), resmi dibubarkan, melalui upacara penutupan Satgas Karhutla di Kodim 0406 /MLM (Mura, Lubuklinggau, Muratara), Senin (11/11).

Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kabupaten Mura, Paisol mengatakan, pembubaran tim Satgas Karhutla Kabupaten Mura tersebut berdasarkan petunjuk dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“Tim Satgas Karhutla Kabupaten Mura resmi dibubarkan dengan upacara penutupan di Kodim 0406/MLM. Hal ini memang sesuai dengan intruksi dari BNPB dan BPBD Provinsi Sumsel,” kata Paisol.

Dikatakannya, secara pasti ia tidak mengetahui pembubaran Tim Satgas tersebut. Namun besar kemungkinan, mengingat berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Palembang, bahwa Kabupaten Mura akan mulai memasuki musim penghujan di pertengahan November ini.

“Mungkin karena sudah masuk musim penghujan, khususnya Kabupaten Mura. Sehingga tim Satgas Karhutla di bubarkan. Intinya, pembubaran ini berdasarkan intruksi langsung dari Provinsi Sumsel, dan mungkin bahkan sampai ke pusat,” jelasnya.

Diketahui lanjut ia, tim Satgas Karhutla sendiri terdiri dari personil BPBD Kabupaten Mura, Kodim 0406/MLM dan juga masyarakat. Dimana tim tersebut sebelumnya ditempatkan di lima titik di kecamatan berbeda, yakni Kecamatan Selangit di Desa Taba Gindo, Kecamatan Megang Sakti di Desa Mekar Sari, Kecamatan Muara Lakitan di Desa Harapan Makmur, Kecamatan Muara Kelingi di Desa Binjai dan Kecamatan BTS Ulu di Desa Pelawe.

“Disetiap posko, disamping disiagakan 1 personil TRC BPBD Kabupaten Musi Rawas, 12 anggota TNI dari Dandim 0406/MLM, dan namun juga melibatkan masyarakat, yang ditunjuk dan mengusai medan sebanyak dua orang,” ungkapnya.

Kendati demikian sambung ia, meski telah resmi dibubarkan namun BPBD Kabupaten Mura 24 jam non stop tetap dalam kondisi siap siaga, baik personil maupun peralatan. Sebab, sebagaimana tuga pokok dan fungsi dari BPBD yang melakukan pencegahan dan penanganan bencana alam.

“Artinya tidak hanya karhutla saja, namun bencana alam lainnya. Ketika musim kemaru mungkin lebih fokus ke Karhutla, namun ketika musim kemaru berlalu dan masuk musim penghujan, kami siap siaga bencana banjir, orang hanyut, puting beliung dan juga bencana alam tanah longsor. Intinya kami siap siaga 24 jam non stop,” tutupnya. (Roem)

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Musirawas

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top