Connect with us

Tingkatkan SDM di Muratara, Gedung AKN di Sulap Jadi Universitas, Hingga Beasiwa di Kampus Terkemuka

Foto calon Bupati nomor urut 1 (satu) H. Devi Suhartoni saat berkampanye

Muratara

Tingkatkan SDM di Muratara, Gedung AKN di Sulap Jadi Universitas, Hingga Beasiwa di Kampus Terkemuka

MURATARA,LK-Guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM), perlunya meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak yang ada di Kabupaten Muratara.

Oleh karena itu, perlunya ada pengawasan akademik anak sejak dini, agar mereka didorong menjadi anak yang memiliki pengetahuan yang luas dan berkulitas.

Pastinya untuk meningkat kualitas itu butuh keseriusan bersama, baik itu orang tua dan juga Pemerintah.

Karena itu calon Bupati Muratara nomor urut 1 (satu) H. Devi Suhartoni, memiliki komitmen dan akan mendorong anak-anak di Kabupaten memiliki pendidikan di sekolah reputasi Reputable.

Selain itu, Devi juga berjanji akan menyulap gedung AKN di Kabupaten Muratara, menjadi kampus bagi Unversitas Terbuka (UT).

“Jadi suatu daerah itu, akan maju atau tidak kedepan memang tergantung sumber daya manusia,”kata H. Devi Suhartoni, Senin (12/10/2020).

Menurutnya, SDM yang berkwalitas itu tergantung program, program apa itu yaitu pendidikan dan program Ekonomi. Kenapa karena kedua program itu betkaitan.

Bagaimana kalau program ekonomi tidak ada, bagaimana anak-anak penerus bangsa bisa sekolah.

Makanya nanti, para orang tua dalam programnya, akan diberikan pekerjaan, nanti para petani kebun-kebunnya akan diperbaharui dan tempat Sekolah juga akan diperbaharui menjadi lebih berkualitas.

Salah satunya, dengan membangun Universitas di Kabupaten Muratara, seperti y gedung AKN di Muratara akan disulap menjadi kampus untuk Universitas Terbuka (UT).

Ditambah dengan didorong untuk mengembangkan SDM di Kabupaten Muratara yang berkwalitas, nanti anak-anak yang memiliki prestasi bagus, mereka akan diberikan beasiswa.

“Jadi mereka yang berprestasi akan dibeasiswa kuliah di Universitas ITB, UGM, lTS dan termasuk Unsri,”tegasnya.

“Nanti anak-anak dari SMP akan kita Monitor Akademiknya, dan mereka akan selalu dibimbing, mereka anak-anak dan Gurunya akan di tes psikologisnya, karena apa SDM sangat penting,”ucapnya.

Di Kabupaten Muratara, dirinya perna bertanya mengenai SDM ke guru-guru yang ada disekolah, guru ditanya mengenai nilai-nilai anak mereka di Sekolah, guru ditanya masalah nilai Matematika, IPA, namun apa jawabnya para guru mereka banyak yang tidak tahu.

Itu artinya manajemen di Sekolah harus di benahi, karena dirinya merasa sedih melihak anak-anak sekolah saat ini, tamat SMA mereka tidak memiliki pekerjaan, dan setelah selesai kuliah mereka pulang dusun, dan jadi pengangguran.

“Dan kalau anak-anak mempunyai pendidikan di reputasi reputable di Universitas berepotasi Insya Allah kalian mudah mendapatkan pekerjaan,”jelasnya.

Tentunya Sudah banyak contoh, dari ITB, UGM dan Universitas Terkemuka (Reputable) lainnya tak ada anak-anak jembolan disana yang menganggur setelah mereka lulus kuliah. karena itu loh Almematernya Negeri.

Sebabnya, nanti akan mendorong anak-anak Muaratara untuk mendapatkan undangan, kemudian anak-anak di Muratara yang berprestasi akan di undang guna tanda tanga dengan Universitas terkemuka.

Ada beberapa anak di terima di Universitas Erlangga, tetapi orang tuanya tidak mau, padahal itu sidah dianggarakan.

Apalagi Pemerintah sudah memberikan beasiswa, seperti di Kalimantan Timur, anak-anak dari Daerah mana saja, bila sudah  tinggal disana dan pintar maka mereka akan disekolahkan dan di beasiswakan.

“Tentu hal tersebut guna mendorong SDM kita,”ucapanya.

Seperti lagi, dirinya mengambil contoh di Korea Selatan, mereka tidak mempunyai Sumber Daya Alam (SDA). dan Korea Selatan itu hancur lebur pada tahun 1953, kemudian para petua mereka konsentrasi untuk menaikan sumber daya Manusianya di berbagai Desa.

Setelah Desa-desa disana hancur karena di Bom, dan mereka memperbaiki, dan itulah munculnya dana Desa. Dana Desa itu awalnya dari Korea Selatan.

Lalu anak-anak mudah disana mengusai Teknologi dan sekarang Korean Selatan menjadi makmur, mereka sudah bisa membuat HP, bikin perabotan eletronik rumah tangga.

“Tidak seperti kita tidak menguasai telnologi, maka dari itu kita mendorong anak-anak kita agar sekolah dengan baik, bukan sekolah yang asal-asalan,”tutupnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2020

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top