Connect with us

Takjub,Dialog Kedaerahan Muratara Di Bengkulu Hujan Aspirasi.

Muratara

Takjub,Dialog Kedaerahan Muratara Di Bengkulu Hujan Aspirasi.

Muratara,LK-Usai acara pengukuhan yang di buka oleh Gubernur Bengkulu yang berlangsung aula gedung pola kantor gubernur kemarin Sabtu 2/11/2019 acara yang berbasis reoni akbar di lanjutkan dialog kedaerahan yang momumental dan miniatur majelis rakyat Muratara di Bengkulu.

Acara tersebut sangat berkesan karna di laksanakan bukan di Muratara melainkan di daerah perantauan dan perjuangan pemuda daerah yaitu di bumi raflesia

Dialog kedaerahan yang bertajuk” potret 6 tahun Muratara dari optik pemuda, sesepuh muratara bengkulu” yang di narasumberi oleh distributor keadilan dan kesejahteraan Muratara sendiri yaitu Bupati Muratara, syarif hidayat, di damping Sekda Muratara Alwi Rohim, Kepala Inspektorat Muratara Sudartoni, terakhir advokat kondang putra asli Muratara yang juga ketua KAI Bengkulu, Ilham patahilah.

Dialog di buka dengan petikan narasi kedaerahan oleh Bupati Musi Rawas Utara H Syarif Hidayat saat berdialog ia mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi harapan Kabupaten kedepan dan diancung jempol oleh para peserta.Minggu 3/11/2019

“dalam acara ini silahkan bapak ibu, pemuda Muratara ingin mengajukan pandangan, pertanyaan bahkan harapannya untuk kemajuan kabupaten kita tercinta ini”,katanya

Bupati menyampaikan dengan terbentuknya organisasi Hiskaputra adalah ajang masyarakat Muratara di Bengkulu untuk mempersatu ide cemerlang

” sebagai alumni Ika-putra yang sekarang di elaborasi menjadi Hiskaputra, saya sampaikan dengan adik-adik sekalian, berorganisasi adalah berproses membentuk karakter diri, kedewasaan diri,persaudaraan, menjadi pribadi yang matang dalam bingkai toleran, tidak terbang di sanjung tidak tumbang di kritik dan di maki, artinya wadah ini adalah sebagai bentuk pemberdayaan diri adik -adik sekaligus penampungan aspirasi,ide ide gemilang untuk Muratara maupun provinsi Bengkulu,”jelasnya

Dalam suasan kegiatan dialog berlangsung salah satu narasumber, ilham Patahila mengatakan, aspirasi dan sumbangan ide ide baru tercapaikan meskipun di renggut waktu banyak peserta yang tak sempat menyampaikan pemikirannya.

” pada prinsipnya kami sangat apresiasi dan terimaksih atas kedatangan bapak ke tempat perantauan kami ini, harapan atas kerja pemda yang luar biasa ini dapat di tingkatkan terutama pemberdayaan pemuda”, ucap salah satu peserta diaolog,”ungkap pria yang sedang di stempeli advokat kondang heroik di depan meja hijau

Seiring berjalannya tanya jawab dialog berjalan dinamis yang moderatori Alamsyahri asal Desa Embacang Baru Kecamatan Karang Jaya Muratara menyampaikan, konklusi diskusi di akhiri pantun isidentil.

“kepemimpinan dan kepemudaan memang akan selalu menjadi pembahasan, sebab di tangan pemimpin dan pemudalah masa depan akan di gantungkan, manis hanyut mendengar narasi program namun yang di butuhkan realisasi dan pembuktian, terimaksih pemda muratara, hari ini bukan hanya program dan janji yang kami rasakan, tapi keberpihakan dan kehadiran pemerintah adalah momen bersejarah untuk kami kenang, hingga akhirinya, kita memang akan mencita citakan peradaban sesuai kebudayaan, namun yang lebih penting adalah pemimpin teladan.
Ada anak memakai baju, bajunya gambar burung garuda, kalau negara ingin maju, berdayakanlah pemuda”, tutup moderator sekaligus mengakhiri acara.(ani)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top