Connect with us

Sholat Tarawih Diperbolehkan di Masjid, Namun Sesuai Protokol Kesehatan

Foto ilutrasi solat Tarawih dengan protokol kesehatan, Foto internet

Muratara

Sholat Tarawih Diperbolehkan di Masjid, Namun Sesuai Protokol Kesehatan

MURATARA,LK-Pemerintah pusat telah mengumumkan memperbolehkan pelaksanaan shalat tarawih berjemaah di luar rumah atau di masjid-masjid sekitar rumah pada Ramadhan 2021. pelaksanannya tetap harus memperhatikan protokol kesehatan (prokes) karena pandemi Covid-19 belum usai.

Pemerintah memberikan  ketentuan yang harus dipatuhi masyarakat.

Kepala Kankemenag Muratara H. Iksan Baijuru  mengatakan, pelaksanaan shalat tarawih harus tetap dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Jadi terang dia, saat akan sholat baik itu sholat tarawih, sholat fardu lima waktu, dan juga tadarus di Masjid dan Mushala dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas masjid/mushala dengan menerapkan
protokol kesehatan secara ketat.

Selain itu, pemerintah juga menganjurkan pelaksanaan ibadah sholat Tarawih dilakukan dengan sederhana dengan waktu yang tidak berkepanjangan. Tujuannya agar waktu berkumpul jamaah bisa dipersingkat sehingga mengurangi risiko penularan Covid-19.

“Jadi jemaah diminta menjaga jarak aman  antar jamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah mukena
masing-masing,”jelas H. Iksan kepada Linggauklik.com, Senin (12/4/2021).

Selain itu terang dia, untuk kegiatan Pengajian Ceramah, Taushiyah atau Kultum Ramadan dan Kuliah
Subuh paling lama dengan durasi waktu 15 lima belas menit.

Lalu terang dia, setiap Pengurus dan pengelola masjid, wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan
protokol kesehatan dan mengumumkan kepada seluruh jamaah.

“Seperti jamaah dihimbau menggunakan
masker, menjaga jarak aman, dan setiap jamaah membawa sajadah dan mukena masing-masing,”ujar dia

Selain itu, sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing-
masing bersama keluarga inti.

Dandalam hal kegiatan Buka Puasa Bersama (Buber) diluar rumah, tetap dilaksanakan harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan.

Sementara Kapan puasa Ramadhan 1442 Hijriah atau puasa 2021 akan dimulai? Umat Muslim akan mengetahuinya setelah adanya penetapan oleh pemerintah melalui sidang isbat.

Seperti dikutip di kompas.com Sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 1442 H akan digelar Kementerian Agama mulai Senin (12/4/2021) sore ini.

Jadi nanti sekitar pukul 16.45 WIB, akan dimulai dengan pemaparan posisi hilal awal Ramadhaan 1442 H oleh anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag. Sesi ini akan disiarkan langsung melalui tayangan televisi

Setelah shalat Maghrib, akan digelar sidang isbat awal Ramadhan. Tahap ini digelar secara tertutup.

Kemudian  setelahnya akan digelar konferensi pers penyampaian hasil sidang isbat oleh Menteri Agama. Penyampaian keputusan akan akan disiarkan TVRI dan media sosial Kemenag.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2021

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

RSS ANDROID NEWBIE ID

LinggauKlik

To Top