Connect with us

Pak Devi! Lampu Jalan di Desa Karang Dapo Bertahun-tahun Tak Ada Penerangan

Sebuah foto tiang lampu dan lampu penerangan jalan yang dikeluhkan warga setempat karena penerangan tak hidup

Muratara

Pak Devi! Lampu Jalan di Desa Karang Dapo Bertahun-tahun Tak Ada Penerangan

MURATARA,LK-Warga di Desa Karang Dapo dan Kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara, mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di Jalan penghubung Desa-desa disana.

Berdasarkan pantauan Linggauklik.com pada Senin (28/9/2020) 22.00 WIB, memang sepanjang jalan nampak gelap.

Jalan ini diketahui penghubung antara Jalan Desa.Tampak pengendara yang melintasi Jalan itu bergantung pada penerangan lampu kendaraan mereka.

Jalan tersebut sudah bertahun-tahun tak ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Setempat, kurangnya perhatian Pemerintah membuat warga geram.

Salah seorang warga Desa Karang Dapo, Amin (40), mengatakan, gelapnya jalan membuat Desa Karang Dapo seperti Desa tertinggal, kemana pak Bupati selama ini.

“Kami juga warga Muratara, butuh penerangan,”ucapnya

Ditegaskan ia, Masalah lampu jalan disini di Desa Karang Dapo dan Kelurahan Karang Dapo lampu jalannya belum ada.

“Selain itu dedesa karang dapo juga banyak yang ketinggalaan pak Devi,”teriaknya.

Ia juga menyebut, Masalah apa saja di Desa Karang dapo banyak yang ketinggalan.

Sementara calon Bupati Muratara H. Devi Suhartoni mengaku lagi-lagi dirinya menerima keluhan warga Desa Karang Dapo, perihal penerangan lampu jalan.

Lampu jalan ini sebernya harus dikasih di Masyarakat, karena masyarakat sudah membayar namana pajak penerangan jalan umum (PJU), terus kenapa PLN tidak mesang karena tidak ditanya.

“Yang berhak memanggil PLN siapa? Ya pak Bupati lah,”tegasnya.

Misalkan, Seorang H. Devi Suhartoni menjadi Bupati, maka dengan tegas dirinya akan memanggil pihal PLN dengan menyuratinya.

“Dengan tegas saya akan menyurati, Kepada yang terhormat maneger PLN area Sumatera Selatan berdasarkan saya berkunjung ke setiap Desa dan Masyarakat saya melihat 90 persen Daerah Kabupaten Muratara penerangannya tidak ada, sementara rayat saya sudah bayar mohon kiranya anda selesaikan,”jelas ia dengan tegas.

Nah, seperti itu nanti ketegasan soerang pemimpin mestinya.

Ia menyebut, Padahala pak Presiden Jokowi menginginkan Indonesia menjadi terang. Dan ini fakta loh, bahwasannya di Kabupaten Muratara waktu itu mendapat bantuan 5000 tiang listrik.

Namun katanya, 5000 tiang itu ntah kemana, tidak tahu kemana ribuan tiang-tiang listrik itu dipasang.

“Diletakan dimana saya tidak tahu, kerena saat penyerahan tiang itu saya tak dilibatkan,”tegasnya.(rdw)

Penulis : Sudirman – copyright@linggauklik.com 2019

Click to comment

Apa Komentarmu

More in Muratara

Trending

Terkini

Follow me on Twitter

LinggauKlik

To Top